WhatsApp Minta Maaf, Layanan Tumbang di Malam Tahun Baru 2018

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 01 Januari 2018 13:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 01 207 1838429 whatsapp-minta-maaf-layanan-tumbang-di-malam-tahun-baru-2018-Im07XZAWgq.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pada malam tahun baru 2018, WhatsApp sempat mengalami down dan berpengaruh di beberapa negara. Wilayah yang terkena dampak seperti Eropa, Asia dan Amerika Selatan.

Dilansir Digitaltrends, Senin (1/1/2018), Down Detector menunjukkan bahwa mayoritas layanan yang bermasalah terkonsentrasi di Inggris, Belanda dan bagian lain di Eropa tengah. Masalah layanan aplikasi itu pertama kali muncul di Down Detector sekira pukul 9 a.m. PT.

Akan tetapi, juru bicara WhatsApp menginformasikan kepada VentureBeat bahwa masalah tersebut dimulai sekira pukul 10.30 waktu setempat. Ia juga memohon maaf atas gangguan tersebut.

"Pengguna WhatsApp di seluruh dunia mengalami pemadaman singkat hari ini yang kini telah terselesaikan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata juru bicara WhatsApp.

Baca juga: Layanan WhatsApp Sempat Down di Malam Tahun Baru

Informasi yang terungkap sebelumnya menunjukkan bahwa di India, pasar terbesar dengan 200 juta pengguna, Whatsapp mengalami gangguan sekira beberapa menit. Sedangkan di Indonesia, gangguan itu setelah pukul 01.00 WIB dan kembali pulih sekira pukul 02.00 WIB.

Pengguna WhatsApp di negara lain juga mengeluhkan masalah yang sama melalui media sosial.

Baca juga: WhatsApp Diminta Tak Berbagi Data Pengguna dengan Facebook

Sebelumnya dilaporkan pada November 2017, WhatsApp mengalami tumbang di beberapa negara. Pengguna menemukan gangguan pada WhatsApp yang membuat mereka tidak bisa mengirim pesan.

Saat itu, tidak hanya terjadi di Indonesia, gangguan ini juga dirasakan pengguna di beberapa negara seperti Italia, Arab Saudi, Filipina, Jerman, India, Amerika Serikat dan Sri Lanka.

WhatsApp down itu juga dirasakan lebih dari seribu pengguna di Inggris, dengan laporan yang semakin meningkat. Situs DownDetector, yang melacak komentar sosial seputar topik tertentu memantau pemadaman layanan di seluruh dunia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini