nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pekerja Konstruksi Temukan 30 Telur Dinosaurus, Nih Fotonya!

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 02 56 1838939 pekerja-konstruksi-temukan-30-telur-dinosaurus-nih-fotonya-qCIe452BV4.jpg (Foto: Slashgear)

NANCHANG - Pekerja konstruksi di Provinsi Jiangxi, China menemukan fosil-fosil telur dinosaurus. Telur tersebut ditemukan di sebuah lokasi yang ternyata merupakan sarang dinosaurus.

Fosil telur tersebut memiliki kondisi yang bagus mengingat adanya penggunaan bahan peledak di sana selama proses konstruksi. Sarang dan telur yang awet itu ditemukan di wilayah yang nantinya akan dibangun menjadi sekolah.

Para peneliti memperkirakan fosil tersebut berusia antara 70 sampai 130 juta tahun, yakni di periode Cretaceous atau Kapur. Fosil-fosil telur tersebut hampir saja terhancurkan oleh bahan peledak untuk keperluan penggalian tanah.

Baca juga: Dinosaurus yang Hidup 126 Juta Tahun Lalu Dianggap Mirip Pokemon, Seperti Apa?

Pada hari Natal sekira pukul 11.00 waktu setempat, para pekerja konstruksi menghancurkan fosil sarang dinosaurus menggunakan bahan peledak tanpa menyadari apa yang ada di dalamnya. China News melaporkan, para pekerja baru mengetahui apa yang mereka temukan saat sedang bersiap untuk memecahkan batuan lainnya, dan ketika itulah mereka melihat fosil telur berada di dalamnya.

Baca juga: Luar Biasa! Fosil Jutaan Tahun Jadi Petunjuk Dinosaurus yang Saling Menyayangi

Fosil telur tersebut berbentuk oval dan menyatu dengan ‘fragmen hitam’ berukuran setebal 2 milimeter. Para pekerja yang menduga telah menemukan fosil telur dinosaurus segera berhenti bekerja dan melaporkan penemuan tersebut ke Dayu County Museum setempat.

Setelah staf museum menyelidikiknya, mereka membenarkan bahwa bongkahan batu itu berisi fosil telur dan terdapat 30 telur di sarangnya.

"Ini adalah fosil zamrud, umumnya berasal dari periode Cretaceous, sekira 130 juta tahun. Sarang ini memiliki telur yang lengkap, terdapat antara 20 dan 30," kata Direktur Museum, Liu Xiaoming, dikutip dari Slash Gear, Selasa (2/1/2018).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini