Kenali Ziryab, Ahli Astronomi, Geografi hingga Fashion

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 07:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 02 56 1838964 kenali-ziryab-ahli-astronomi-geografi-hingga-fashion-c9USlDTVCi.jpg (Foto: Elixirofknowledge)

JAKARTA - Sebagian besar gaya hidup modern saat ini berkaitan dengan seorang pria yang hidup lebih dari seribu tahun lalu. Dari tren gaya potongan rambut laki-laki yang pendek, hingga makanan yang Anda makan saat ini merupakan salah satu dari sejumlah inovasi oleh Abul-Hasan Alí Ibn Nafí, atau yang lebih dikenal dengan Ziryab.

Ziryab lahir pada 789 di Irak, beberapa mengatakan ia merupakan seorang budak yang dibebaskan. Ia dijuluki Ziryab, yang berarti ‘Blackbird’ (Burung Hitam) karena suaranya yang merdu dan kulit tubuhnya yang gelap.

Selain terkenal sebagai musisi bersuara merdu, ia juga dikenal sebagai polimatik, yakni seseorang yang wawasannya sangat luas, tidak terbatas dalam satu bidang. Ziryab menguasai pengetahuan astronomi, geografi, meteorologi, botanika, kosmetik, seni kuliner, dan fashion.

Baca juga: Kisah Charles Babbage, Matematikawan yang Disebut Bapak Komputer

Ziryab adalah murid berbakat dari Ishaq al-Mawsili, seorang musisi terkenal di Baghdad dan merupakan favorit Khalifah Abassid Harun Al-Rashid. Bakat dan keunggulan Ziryab dalam musik perlahan melampaui posisi gurunya, yang membawanya ke Khalifah dan istananya. Al-Hakem, Khalifah Umayyah, mengundangnya ke Andalusia.

Pada 822, Ziryab menetap di Cordoba di istana Khalifah Abd-Al-Rahman II. Di sana, masyarakat mengakui karya Ziryab dan ia menjadi sangat terkenal. Ia bekerja sebagai penghibur istana dengan gaji perbulan 200 Dinar emas, beserta hak istimewa lainnya.

Baca juga: Mengintip Kisah Cai Lun sang Penemu Kertas

Karirnya yang maju memberinya kesempatan untuk berkarya sebebas mungkin. Ia tidak hanya merevolusi musik, tapi juga membuat kemajuan yang signifikan pada dunia fashion dan gaya hidup.

Dalam dunia musik, Ziryab merupakan orang pertama yang mengenalkan kecapi (Al-U’d/Oud) ke Spanyol, dan bagian Eropa lainnya. Ia menambahkan senar bass ke lima dan menggantikan plectrum kayu dengan bulu elang.

Ia mendirikan konservatori (sekolah musik) pertama di dunia, termasuk pengajaran harmoni dan gubahan musik, kemudian berkembang lebih jauh lagi di abad-abad berikutnya.

Ziryab juga mengubah tren gaya sosial, seperti gaya berpakaian dan rambut, dapur dan cara makan, bersosialisasi dan bersantai, serta perabotan dan perlengkapan.

Keterampilannya sebagai seorang musisi membawanya sebagai salah seorang figur terkemuka di Spanyol, yang kemudian menjadikannya sebagai pencicip makanan terhormat dan trend setter.

Ia memperkenalkan urutan hidangan ke Eropa barat, yang belum pernah terlihat sejak masa pemerintahan Kekaisaran Romawi. Makanan sup diikuti dengan hidangan ikan, lalu daging, dan akhirnya pencuci mulut, urutan inilah yang masih berlaku hingga saat ini.

Perlengkapan mandi berasal dari negeri timur. Bangsawan Spanyol mulai mengikuti Ziryab, memiliki pasta gigi, parfum, bahkan deodoran kuno. Selain itu, ia juga merombak perawatan penampilan, para pria mulai mencukur dan berpotongan rambut pendek seperti Ziryab.

Inovasi Ziryab dalam gaya hidup menjadi tren yang populer. Seiring ketenarannya, Ziryab membawa pengaruh ke Perancis, Italia, dan lainnya di Eropa. Sayangnya, kisahnya jarang diceritakan dalam buku sejarah Barat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini