Nge-Vlog Korban Gantung Diri, YouTuber Ini Minta Maaf

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 11:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 03 207 1839266 nge-vlog-mayat-gantung-diri-youtuber-ini-minta-maaf-Hfdsg6BF3L.jpg (Foto: Sky News)

JAKARTA – Seorang YouTuber mengunggah vlog terbarunya yang menunjukkan mayat korban bunuh diri di hutan Aokigahara, Jepang. YouTuber bernama Logan Paul itu mengunjungi lokasi tersebut yang memang dikenal sebagai “hutan bunuh diri”.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari perjalanan Paul ke Jepang dan mendokumentasikannya untuk dipublish sebagai vlog.

Unggahan tersebut terbilang kontroversial karena menampilkan mayat yang selayaknya tak dipublikasikan. Paul kemudian meminta maaf atas postong-an tersebut dan mengatakan bahwa ia mencoba untuk meningkatkan kesadaran netizen atas tindakan bunuh diri.

Vlog Paul itu juga menampilkan judul “Kami menemukan mayat di Hutan Suicide Jepang ...”. Dalam vlog-nya ia mengatakan “ini adalah vlog paling nyata yang pernah saya posting di channel ini.”

Paul dan rombongannya tampak bersiap untuk berkemah di hutan dengan memamerkan peralatan berkemah termasuk teropong yang akan digunakan untuk melihat hantu, dan bola untuk mereka bersenang-senang.

Mulanya mereka masuk ke hutan hingga kemudian menemukan tubuh yang tergantung dengan tali dibawah pohon. Paul juga mendokumentasikannya dari kejauhan.

“Apakah kita baru menemukan orang meninggal di hutan dengan bunuh diri?,” tanya Paul pada rekan-rekannya.

Sementara Paul merekam mayat itu, rekannya mencoba menghubungi kepolisian. Mereka mendokumentasikan korban bunuh diri dengan mengaburkan wajahnya, namun menunjukkan tangan si mayat itu.

“Bunuh diri bukan lelucon. Depresi dan penyakit jiwa bukanlah lelucon. Kami datang ke sini dengan maksud untuk fokus pada aspek hutan berhantu. Ini menjadi sangat nyata,” kata Paul dalam vlog itu.

Paul dan rekannya beberapa kali mengelilingi mayat itu dan memberikan tanggapan masing-masing. Meski vlog itu tak dimonetisasi serta dimulai dan diakhiri dengan peringatan, Paul diduga tekag mengeksploitasi seseorang yang bunuh diri.

Netizen yang mengetahui hal ini bahkan menyerukan YouTube untuk menarik vlog tersebut. Selain video itu tak layak dipublikasikan, penggemar Paul mayoritas merupakan remaja dan anak-anak sehingga kemungkinan mengalami trauma.

Paul kemudian meminta maaf dan mengatakan bahwa tujuan vlog itu adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan bunuh diri. Demikian seperti dilansir The Verge, Rabu (3/1/2018). (lnm).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini