Spotify Dituntut Bayar Ganti Rugi Rp21,5 Triliun, Ada Apa?

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 03 207 1839566 spotify-dituntut-bayar-ganti-rugi-rp21-5-triliun-ada-apa-m75Pcwqm7h.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Spotify digugat oleh Wixen Music Publishing pekan lalu. Pasalnya perusahaan streaming musik itu diduga menggunakan ribuan lagu termasuk karya Tom Petty, Neil Young dan the Doors, tanpa lisensi dan kompensasi kepada penerbit musik.

Wixen, pemegang lisensi eksklusif lagu-lagu seperti "Free Fallin" milik Tom Petty, "Light My Fire" milik Doors, (Girl We Got a) Good Thing yang dipopulerkan Weezer dan karya penyanyi seperti Stevie Nicks, tengah mengajukan ganti rugi paling sedikit USD 1,6 miliar atau sekira Rp21,5 triliun.

Baca: Bos Apple Music: Spotify Tak Ada Apa-apanya Ketimbang Amazon dan Google

Dalam gugatannya, Wixen mengatakan Spotify gagal mendapatkan lisensi langsung yang memungkinkannya untuk mereproduksi dan mendistribusikan lagu-lagu itu. Gugatan itu sendiri diajukan Wixen di pengadilan federal California.

Wixen juga menuduh Spotify menyerahkan tugasnya kepada pihak ketiga, yakni penyedia layanan perizinan dan royalti - Harry Fox Agency, dimana mereka tidak lengkap dalam mendapatkan semua lisensi yang diperlukan. Sayangnya, Spotify menolak untuk memberikan komentar.

Baca juga: Nilai Perusahaan Spotify Kini Capai Rp257 Triliun

Mei lalu, Spotify menyetujui pembayaran lebih dari USD43 juta demi menyelesaikan gugatan class action yang menuduhnya gagal membayar royalti untuk beberapa lagu yang dijajakan kepada pengguna.

Gugatan kali ini turut membuka masalah yang menerpa Spotify di tahun 2018. Padahal, akhir tahun lalu perusahaan mencatatkan pertumbuhan 20% hingga nilai perusahaan menjadi USD19 miliar atau sekira Rp257 triliun. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (3/1/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini