Sepak Terjang Norman Abramson sang Pelopor LAN

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 03 56 1839529 sepak-terjang-norman-abramson-sang-pelopor-lan-YwCEfUL2G7.jpg (Foto: Wikimedia)

JAKARTA - Norman Abramson adalah seorang ilmuwan dan insinyur, serta pelopor teknologi LAN. Ia juga menciptakan ALOHAnet, yaitu jaringan lokal nirkabel pertama yang dirancang dan dikembangkan di University of Hawaii.

Abramson lahir di Baston, Massachusetts, pada 1 April 1932. Ia mendapat gelar A.B di bidang fisika dari Universitas Harvard (1953), M.A di fisika dari UCLA (1955), dan Ph.D di bidang teknik elektro dari Universitas Stanford (1958).

Abramson adalah seorang insinyur riset di Hughes Aircraft Company sampai 1955, saat ia bergabung dengan fakultas di Universitas Stanford. Ia juga mengunjungi profesor di Universitas California, Berkeley, sebelum pindah ke Universitas Hawaii, menjabat sebagai profesor Teknik Elektro dan Ilmu Komputer, serta Direktur dari Aloha Systems.

Baca juga: Perjalanan William Jones sang Penemu Simbol Bilangan Pi

Penelitian awal Abramson terkait dengan karakteristik sinyal radar dan teori sampling, serta modulasi frekuensi, saluran komunikasi digital, kode koreksi kesalahan, pengenalan pola, serta pembelajaran mesin, dan komputasi untuk analisis seismik. Pada akhir 1960-an ia bekerja di ALOHAnet dan terus mengembangkan teknik spread spectrum di 1980-an.

Ia memimpin usaha yang mengembangkan konstruksi dan pengoperasian ALOHAnet, jaringan paket nirkabel pertama di dunia, saat berada di Universitas Hawaii. Saluran ALOHA telah menghasilkan kemajuan signifikan dalam jaringan area nirkabel dan lokal, dengan versi yang masih digunakan sampai sekarang di sebagian besar telefon seluler dan nirkabel.

Baca juga: Yuk! Kenali Douglas Engelbart sang Penemu Mouse Komputer

Penemuan berpengaruh tersebut juga mengembangkan konsep inti yang ada di Ethernet saat ini. Selain ALOHAnet, ia juga merupakan pendiri perusahaan komunikasi nirkabel Skyware.

Di samping itu, Abramson menjabat sebagai pakar konsultasi dalam sistem komunikasi, jaringan data dan jaringan satelit untuk International Telecommunication Union (Jenewa), United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Paris), dan United Nations Development Programme (Jakarta).

Sebagai anggota IEEE Life Fellow, ia memegang delapan paten AS dan internasional, serta telah menerbitkan lebih dari 50 makalah teknis. Abramson juga meraih penghargaan IEEE Koji Kobayashi Computers and Communications Award, Golden Jubilee Award pada 1998, yang disponsori oleh IEEE Information Theory Society dan Eduard Rhein Foundation Technology Award.

Pada 2007, ia dianugerahi Medali Alexander Graham Bell IEEE atas ‘Kontribusi terhadap pengembangan jaringan data modern melalui kerja fundamental dalam random multiple access. Ia juga meraih penghargaan C&C Prize pada 2011 sebagai pengakuan atas kontribusi yang luar biasa terhadap penelitian dan pengembangan, di bidang semikonduktor, komputer, telekomunikasi dan teknologi terpadu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini