Bug Meltdown dan Spectre Ancam Prosesor Intel, ARM dan AMD

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 14:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 04 207 1839992 bug-meltdown-dan-spectre-ancam-prosesor-intel-arm-dan-amd-OfZQw33bgg.jpg (Foto: Windowscentral)

JAKARTA - Peneliti keamanan telah mengungkap dua eksploitasi baru yang bisa menyerang prosesor modern. Dinamakan Meltdown dan Spectre, eksploitasi ini menggunakan metode serupa yang menyasar prosesor Intel, AMD dan ARM di seluruh PC, perangkat mobile dan komputasi awan (cloud).

"Meltdown and Spectter memanfaatkan kerentanan kritis pada prosesor modern. Bug perangkat keras ini memungkinkan program mencuri data yang saat ini diproses di komputer," kata peneliti, seperti dilansir Windowscentral, Kamis (4/1/2017).

Ia mengatakan, program berbahaya dapat memanfaatkan Meltdown dan Spectre untuk mendapatkan rahasia yang tersimpan dalam memori program lain yang sedang berjalan. "Ini mungkin termasuk kata sandi Anda yang tersimpan di pengelola kata sandi atau browser, foto pribadi, email, pesan instan dan bahkan dokumen penting bisnis Anda," tambahnya.

Baca juga: Waspadai 4 Malware Ini di 2018

Meltdown and Spectter keduanya merupakan serangan yang berbeda, namun keduanya memungkinkan penyerang untuk memecahkan isolasi antara aplikasi untuk mengakses informasi.

Meltdown, kata periset, hanya dinilai berdampak pada prosesor Intel. Namun, kisaran prosesor yang berpotensi terkena dampak sangat luas.

"Secara teknis, setiap prosesor Intel yang mengimplementasikan eksekusi out-of-order berpotensi terpengaruh, yang secara efektif setiap prosesor sejak 1995 (kecuali Intel Itanium dan Intel Atom sebelum 2013)," jelas peneliti.

Baca juga: 205 Juta Serangan Siber Ancam Indonesia Sepanjang 2017

Peneliti mengatakan, pihaknya berhasil menguji Meltdown pada generasi prosesor Intel yang dirilis awal 2011. "Saat ini, kami hanya telah memverifikasi Meltdown pada prosesor Intel. Saat ini, tidak jelas apakah prosesor ARM dan AMD juga terpengaruh oleh Meltdown," ujar peneliti.

Sementara Spectre, bug ini tampaknya memiliki jangkauan yang lebih luas. Menurut peneliti, hampir semua jenis perangkat dipengaruhi oleh Spectre. Ini telah diverifikasi untuk bekerja di prosesor Intel, AMD, dan ARM.

Spectre lebih sulit untuk mengeksploitasi daripada Meltdown. Hal ini tampaknya lebih sulit untuk melindungi dari serangannya.

Serangan juga bekerja terhadap server cloud, yang bisa membuat data pelanggan rentan. Untungnya, setidaknya beberapa perbaikan sedang dalam perjalanan.

Ada patch terhadap Meltdown untuk Linux, Windows, dan macOS, dan Microsoft saat ini meluncurkan patch darurat untuk masalah ini.

Spectre bukanlah hal yang mudah, tampaknya, dan para periset mengatakan bahwa ada pekerjaan berkelanjutan untuk menguatkan perangkat lunak terhadap eksploitasi Spectre di masa depan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini