nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SpaceX Akan Luncurkan Satelit 'Misterius' Zuma dengan Misi Rahasia

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 04 56 1839916 spacex-akan-luncurkan-satelit-misterius-zuma-dengan-misi-rahasia-AhXwFCUUdV.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - SpaceX akan luncurkan roket pertama di 2018 dengan muatan yang sangat rahasia. ‘Satelit misterius’ Zuma kabarnya milik cabang pemerintah Amerika Serikat (AS) yang tidak diketahui.

Rencana awalnya, Zuma akan meluncur pada November 2017, tetapi SpaceX menundanya menjadi Januari 2018 untuk mempelajari data dari uji pelepasan muatan baru-baru ini, yang dilakukan untuk relasi lain.

Roket SpaceX Falcon 9 akan lepas landas dari Cape Canaveral pada Jumat (5 Januari). Space Flight Now melaporkan bahwa awal rencananya satelit Zuma akan meluncur dari landasan 39A di Nasa's Kennedy Space Center.

Baca juga: SpaceX Catat Sejarah Luncurkan 18 Roket di Sepanjang 2017

Namun, akibat penundaan tersebut, peluncuran Zuma beralih ke landasan 40 di Cape Canaveral Air Force Station.

Zuma dikatakan misterius karena tidak ada yang tahu tujuan perancangan satelit tersebut dan berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga misi rahasia itu selesai. Yang diketahui sementara ini adalah satelit tersebut akan berada di orbit rendah Bumi dan diproduksi untuk pemerintah AS oleh Northrop Grumman.

Baca juga: Elon Musk Pamer Kostum Ruang Angkasa SpaceX

Ada beberapa spekulasi yang mengatakan apakah Zuma termasuk dalam departemen pemerintah AS yang sangat tertutup – NRO (National Reconnaissance Office). Sebelumnya, SpaceX telah meluncurkan beberapa muatan keamanan nasional, beberapa di antaranya diyakini sebagai mata-mata satelit pemerintah AS untuk NRO. Namun, NRO membantah bahwa Zuma adalah satelit miliknya.

Peluncuran Zuma akan memulai peluncuran SpaceX yang ambisius di 2018, dengan peluncuran Falcon Heavy yang sangat ditunggu-tunggu. ArsTechnica melaporkan bahwa roket tersebut meluncur ke landasan untuk pengujian pada Desember.

Meskipun tanggal peluncuran resmi Falcon Heavy belum ditetapkan, ia diperkirakan akan diluncurkan pada akhir Januari atau awal Februari. Demikian dilansir dari International Business Times.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini