Istri Bos LeEco Bayar Utang Perusahaan Senilai Rp1,3 Triliun

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 09:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 207 1841924 istri-bos-leeco-bayar-utang-perusahaan-senilai-rp1-3-triliun-SuM7jKrkCC.jpg (Foto: Reuters)

BEIJING LeEco telah melunasi utangnya senilai USD103,20 juta atau sekira Rp1,3 triliun kepada China Merchants Bank. Perusahaan juga berupaya untuk bernegosiasi dengan kreditur demi menjamin pembebasan beberapa aset milik bos LeEco.

Gan Wei, istri sekaligus orang yang telah dipercaya oleh pendiri LeEco – Jia Yueting dalam akun Weibo mengatakan bahwa pembayaran utang yang harus dibayarkan ke China Merchants Bank mencapai 1,4 milyar dolar Hongkong.

Baca: Regulator China Desak CEO LeEco Bayar Utang Perusahaan

Dijelaskan Gan, pencapaian ini diraih LeEco setelah pihaknya menjual saham di grup afiliasi merek daganga Coolpad.

Sebagaimana diketahui, LeEco selama ini telah berjuang untuk membayar utang perusahaan, setelah ekspansinya ke berbagai sektor industri memicu krisis keuangan. Perusahaan yang disebut Netflix China ini bahkan membukukan utang hingga 10 miliar Yuan.

Dalam sebuah surat yang diterbitkan pekan lalu, Jia Yueting mengatakan bahwa pinjaman perusahaan menjadi penyebab utama masalah keuangan yang menimpa perusahaannya.

“Langkah kami selanjutnya adalah secara aktif mencari solusi dengan China Merchants Bank dengan harapan memperoleh sebagian dari aset kami yang ditahan yang secara proporsional dilepaskan, sehingga akmi dapat lebih banyak melunasi utang kami. Dengan ini kami meminta China Merchants Bank untuk memahami dan mendukung kami ", tulis Gan dalam posting-annya di Weibo.

China Merchants Bank sendiri belum memberikan komentarnya terkait langkah LeEco kali ini.

Sementara itu, saham pendiri LeEco di Coolpada telah dijual ke Power Sun Ventures Limited. Kini sahamnya di Coolpad sebesar 10,95% dari saham sebelumnya mencapai 28,78%.

Istri Jia Yueting itu juga mengungkapkan bahwa aset senilai 929 juta Yuan dari e-commerce LeEco - LeMall telah dialihkan ke anak perusahaan yang terdaftar di Tianjin, New Leshi Smart Home, demi melunasi beberapa utang.

Baca juga: Bos LeEco Tolak Permintaan Regulator untuk Kembali ke China

Sebagai informasi, pendiri LeEco tengah terlilit utang hingga menjadi “buronan” regulator China. Jia Yueting bahkan diminta kembali ke China oleh regulator untuk membayar utangnya, namun ia menolak dengan alasan tengah mengembangkan bisnis mobil listrik di Amerika Serikat (AS).

Sebagai gantinya, Jia Yueting memberikan kuasa penuh kepada istrinya untuk mengurus utang perusahaan di China. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (9/1/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini