5 Astronot Terbaik di Dunia, Nomor 3 yang Pertama Berjalan di Bulan

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 14:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 08 56 1841698 5-astronot-terbaik-di-dunia-nomor-3-yang-pertama-berjalan-di-bulan-Tr6SlzrXqo.jpg

JAKARTA – Dunia luar angkasa memang menarik untuk dijelajah. Sayangnya tak semua orang bisa dnegan mudah menjelajah luar angkasa.

Berbagai pengetahuan terkait tata surya tak lepas dari peran para astronot yang mempelajarinya. Para astronot mengabdikan dirinya menjelajah luar angkasa demi mempelajari kehidupan berbagai benda di tata surya.

Beberapa astronot juga tercatat memiliki pencapaian yang bagus hingga menjadi astronot terbaik di dunia. Alhasil nama mereka selalu dikenang karena prestasinya. Lantas siapa saja astronot tersebut?

Berikut Okezone rangkum 5 astronot terbaik di dunia.

Yuri Gagarin

Yuri Gagarin adalah astronot pertama dunia yang menjelajah luar angkasa. Pada 12 April 1961, Yuri Gagarin terbang bersama pesawat Vostok 1 di Kosmodrom Baikonur. Meskipun astronot terbaik dunia itu sepenuhnya dilatih untuk misi tersebut, tidak ada yang mengetahui dan memastikan apakah dirinya akan sukses atau gagal.

Baca: Baca juga: OKEZONE STORY: Sempat Terusir dari Rumah, Yuri Gagarin Sukses Jadi Astronot Pertama di Dunia

Begitu kaki Gagarin menginjak kembali bumi, ia menjadi pahlawan internasional. Prestasinya dikenal di seluruh dunia. Dia telah menyelesaikan apa yang belum pernah dilakukan manusia lain sebelumnya. Keberhasilan penerbangan Yuri Gagarin ke luar angkasa membuka jalan bagi semua eksplorasi antariksa di masa setelahnya.

Setelah penerbangan pertamanya yang sukses ke luar angkasa, Gagarin tak pernah lagi dikirim ke luar angkasa. Sebagai gantinya, dia membantu melatih astronot generasi selanjutnya. Pada 27 Maret 1968, Gagarin menguji coba sebuah jet tempur MiG-15. Nahas pesawat tersebut jatuh ke tanah, dan membunuh Gagarin seketika.

Gordon Cooper

Gordon Cooper merupakan bagian dari kelompok "Mercury Seven" atau kelompok pertama astronot Amerika Serikat yang tergabung dalam proyek Mercury. Ia memulai misi pemecah rekor pada Mei 1963 hingga tercatat sebagai astronot terbaik di dunia.

Saat ia terlibat dalam misi Murcury 9 (Faith 7), ia mengalami kendala di luar angkasa. Coper memutuskan untuk mengambil kendali manual untuk menuju atmosfer, mengikuti pola bintang. Sedikit saja ia lengah, ia bahkan tak akan bisa kembali ke Bumi.

Pesawatnya bahkan mengalami suhu yang meningkat tajam hingga kadar karbon dioksida yang juga tinggi. Namun berkat keahliannya, Cooper berhasil melalui rintangan itu.

Neil Amstrong

Anda mungkin tak asing lagi dengan Neil Amstrong. Astronot terbaik di dunia ini dikenal sebagai manusia pertama yang menginjakkan kakinya di Bulan.

Amstrong kala itu memang tak mudah untuk melangsungkan misi ke Bulan. Sebagaimana Gagarin dan Cooper, Amstrong memiliki keberanian ketika ia melangsungkan misi Gemini 8 pada 1966 bersama David Scott.

Baca juga: Baca: Selain Nonton Star Wars, Ini yang Dilakukan Astronot di Luar Angkasa

Misi Gemini 8 dimaksudkan untuk docking pertama dari dua wahana ruang angkasa di orbit. Namun ketika pesawat mulai berputar, mereka kehilangan kendali sehingga Armstrong dan Scott dipaksa untuk bertahan dalam sementara di luar angkasa.

Saat sebuah roket pendorong wahana macet dalam kondisi terbuka, pesawat yang membawa Amstrong dan Scott itu berputar-putar di angkasa. Armstrong kemudian menggunakan sistem cadangan, menghentikan perputaran pesawat, lalu melakukan pendaratan darurat di Samudra Pasifik.

Buzz Aldrin

Buzz Aldrin adalah orang kedua yang berjalan di Bulan pada Juli 1969 setelah Neil Amstrong. Ia juga menjadi salah satu tokoh terkemuka dalam eksplorasi ruang angkasa, bahkan rumor menyebut Aldrin seharusnya menjadi orang pertama yang berjalan di Bulan.

Sebelumnya ia juga telah menjelajah luar angkasa pada 1966 dalam misi Gemini 12. Pada penerbangan perdananya, ia berada di luar angkasa selama 5,5 jam.

Setelah pensiun dari NASA, ia mendapat kepercayaan memimpin sekolah pilot Angkatan Udara Amerika serikat di California. Meski pensiun, Aldrin tetap menyuarakan eksplorasi ruang angkasa. Pada 1972, ia juga pensiun dari tugas aktif militer

Sally Ride

Sally Ride adalah astronot pertama Amerika Serikat yang menjelajah luar angkasa. Secara global, Sally Ride merupakan astronot perempuan ketiga yang mengangkasa setelah Valentina Tereshkova dan Svetlana Savitskaya asal Uni Soviet.

Saat usianya 32 tahun, Sally menjadi astronot AS termuda yang pernah mencapai luar angkasa. Ia bertugas menyelidiki kecelakaan Space Shuttle Challenger dan Columbia pada 1983.

Baca juga: Astronot Legendaris John Young Meninggal Dunia

Astronot terbaik di dunia ini memiliki peran penting dalam investigasi tersebut. Sally Ride merupakan ahli keamanan ruang angkasa dan menjadi satu-satunya orang yang bertugas di dewan investigasi untuk menyelidiki kedua kasus itu.

Selanjutnya astronot perempuan itu merilis Sally Ride Science, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk memberikan pendidikan sains bagi anak-anak. (lnm).

1 / 3
GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini