NASA Temukan Fosil Dinosaurus di Mars, Benarkah?

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 08 56 1841907 nasa-temukan-fosil-dinosaurus-di-mars-benarkah-mx5VaEuS77.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Rover Curiosity NASA menangkap sebuah gambar formasi yang tidak biasa, terukir permukaan batu Mars. NASA telah menemukan sejumlah figur misterius di Mars yang berbentuk seperti batang.

Dalam posting asli di Twitter, badan antariksa tersebut mengemukakan bahwa gambar-gambar itu bisa jadi berupa kristal atau mineral yang memenuhi celah di mana kristal itu larut. Namun, mereka belum mengetahui secara pasti mengenainya.

Formasi batuan yang aneh tersebut berukuran satu sampai dua milimeter dengan panjang hingga lima milimeter. Bentuknya terlalu kecil untuk diamati, tetapi dapat tertangkap oleh Curiosity's Mars Hand Lens Imager (MAHLI) dalam serangkaian foto close-up yang sangat rinci.

Baca juga: NASA Siapkan 'Mesin Nuklir' untuk Misi Mars

NASA menemukannya setelah melihat sebuah corak biru di wilayah yang sama dari Mars Reconnaissance Orbiter, yang telah mengorbit Mars sejak 2006. Penasaran dengan warna tersebut, Curiosity menghampiri lokasi hanya untuk menemukan figur yang aneh.

Di akun Twitter-nya, badan antariksa itu juga memposting foto area secara luas, yang menunjukkan tepatnya lokasi figur-figur tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh International Business Times, Senin (8/1/2018).

Baca juga: NASA Uji Parasut Supersonik untuk Misi Planet Mars

NASA akan melanjutkan eksperimen untuk membuka misteri tersebut, tetapi para pengguna Twitter sudah mulai melontarkan tebakannya tentang apa sebenarnya figur itu. Beberapa ada yang berteori tentang Viking dan jejak roda di permukaan Mars, sedangkan yang lainnya berpendapat mengenai sisa-sisa fosil dinosaurus dan cacing pasir.

"Mereka terlihat sangat mirip dengan fosil jejak Ordovician yang telah saya pelajari dan potret di Bumi. Jika bukan jejak fosil, apa penjelasan geologis lain yang akan diajukan NASA?" kata Barry DiGregorio, seorang peneliti di Buckingham Centre for Astrobiology di Inggris, kepada Inside Outer Space.

Jejak fosil bisa berupa tapak, jejak jalan, liang, atau jejak makhluk lain selain makhluk itu sendiri. Namun, karena masih terlalu dini untuk memprediksi sesuatu seperti itu, Ashwin Vasavada, ilmuwan proyek Curiosity di Laboratorium Propulsi Jet NASA mengatakan bahwa mereka tidak akan langsung menyimpulkan hal tersebut.

Untuk sekarang, Curiosity's Alpha Particle X-ray Spectrometer dan ChemCam sedang mempelajari komposisi kimia figur tersebut.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini