Menkominfo: Mesin Pengais Konten Negatif Efektif Tangkal Situs 'Nakal'

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018, 12:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 09 207 1842199 menkominfo-mesin-pengais-konten-negatif-efektif-tangkal-situs-nakal-695VcCR1VV.jpeg (Foto: Lely Maulida/Okezone)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengaktifkan mesin pengais konten negatif akhir tahun lalu. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun mengaku mesin tersebut efektif menangkal konten negatif di berbagai situs yang terjaring.

Dijelaskan menteri yang akrab disapa Chief RA itu, lebih dari 100.000 situs telah terdeteksi oleh mesin pengais konten negatif itu. Hasil tersebut bahkan didapatkan hanya dalam kurun waktu beberapa hari saja.

Baca: Wow! Mulai Diuji Coba, Mesin Sensor Kominfo 10 Kali Lebih Cepat Deteksi Konten Pornografi

“Yang pasti hanya dalam hitungan beberapa hari itu sudah lebih dari 100.000 (situs),” kata Chief RA di sela peluncuran iNews.id di gedung MNC News Center, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Ia membandingkan bahwa sebelum Kominfo menggunakan mesin itu, hanya meraup 800.000 situs yang berkonten negatif. Padahal, Kominfo memantau berbagai situs secara manual selama bertahun-tahun.

“Sampai 2018, selama ini penapisan itu dilakukan baru mencapai 800.000, baru berapa tahun itu. Ini hitungan beberapa hari atau minggu sudah di atas 100.000,” terangnya.

Rudiantara menilai bahwa mesin pengais konten negatif itu efektif menangkal situs yang terbilang nakal. Alhasil, masyarakat bisa dimitigasi lebih lanjut dari konten-konten negatif yang beredar di dunia maya.

“Dia (mesin) mempercepat proses crawling dengan jumlah yang lebih banyak lagi karena sistemnya lebih banyak lagi dan kecepatannya lebih tinggi lagi, sehingga masyarakat bisa dimitigasi, terpapar konten negatif di situs, karena ini kan situs bukan medsos,” papar Rudiantara.

Baca juga: Aduan Konten Negatif 800.000, Mesin Sensor Kominfo Siap Beroperasi 1 Januari 2018

Sebagaimana diketahui, Kominfo telah berencana untuk menghadirkan sistem untuk menangkal konten negatif di situs website.

Sistem itu akhirnya diterapkan pada mesin yang diperoleh Kominfo dari PT.INTI senilai Rp192 miliar. Mesin yang disebut Kominfo sebagai mesin pengais konten negatif itu kini telah difungsikan dan ditempatkan di gedung Kominfo. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini