Mobile Legends: Bang Bang Puncaki Aplikasi di Google Play

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 326 1842372 mobile-legends-bang-bang-puncaki-aplikasi-di-google-play-UbeOFpJBPt.jpg (Foto: Google Play)

JAKARTA - Game Mobile Legends: Bang Bang menduduki peringkat pertama dalam kategori Top Free Games di toko aplikasi, Google Play. Game tersebut memiliki jumlah pemain yang besar di seluruh dunia.

"Bergabung Dengan Teman Anda Di Brand Baru Game moba 5v5 Melawan Pemain Manusia Sungguhan, Mobile Legends: Bang Bang! Pilih Hero Favorit Kamu Dan Buat Team Yang Sempurna Dengan Kawanmu," tulis keterangan dalam situs Play.google.

Game yang mengusung permainan Multiplayer online battle arena (MOBA) ini menampilkan pertandingan 5 lawan 5, memungkinkan gamer untuk bermain bersama teman, melancarkan strategi dan kerjasama tim.

Game yang dikembangkan oleh Moonton ini tidak hanya bisa dimainkan di platform mobile, tetapi juga di perangkat PC. Hal ini memungkinkan dengan menggunakan software BlueStacks.

Baca juga: Hero Gossen Hadir di Mobile Legend

Selain Mobile Legends: Bang Bang, game yang berada di urutan kedua yakni Ludo King. Game tersebut bisa dimainkan oleh dua hingga enam gamer. Gamer juga bisa bermain melawan komputer.

Di posisi ketiga, ditempati oleh game Kode Keras Cewek, di posisi keempat ditempati game Subway Surfers dan posisi kelima ditempati game Free Fire - Battlegrounds.

Sejarah Google Play

Google Play merupakan aplikasi yang pasti dimiliki oleh perangkat Android. Tanpa hadirnya toko aplikasi itu, pengguna tak dapat mengunduh berbagai aplikasi yang mereka inginkan.

Toko aplikasi Play Store dirilis pada 2008 sebagai cara pengguna untuk mengunduh aplikasi dan game. Pada peluncuran Google Play, toko tersebut memiliki 450.000 aplikasi dan game Android untuk diunduh. Google Play juga berfungsi sebagai tempat untuk membeli berbagai perangkat Nexus.

Baca juga: Ini Cara Main Mobile Legends: Bang Bang di PC

Pada Agustus tahun 2012, Google mengungkapkan rencana untuk menawarkan kartu hadiah Google Play secara fisik di AS, yang memungkinkan orang-orang yang tidak memiliki kartu kredit atau debit untuk membeli aplikasi, permainan, dan konten lainnya dari toko.

Kemudian pada Mei 2014, Google Play Store melakukan beberapa perubahan, mencakup tambahan beberapa informasi pada setiap deskripsi aplikasi, termasuk peringkat dan ukuran file.

Google juga menegaskan bahwa pada musim panas sejak peluncuran Google Play, toko aplikasi telah menjadi sumber pendapatan terbesar perusahaan di luar bisnis iklan internetnya. Jumlah aplikasi di Google Play juga telah meledak hingga 1,5 juta, dibandingkan dengan 1,2 juta aplikasi untuk pengguna iOS di Apple App Store.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini