Meneliti Keberadaan Alien dalam Pandangan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018, 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 09 56 1842587 meneliti-keberadaan-alien-dalam-pandangan-alquran-dan-sains-VfkxhEjdmx.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ilmuwan terus mencari kehidupan asing atau alien, makhluk yang tinggal di luar Bumi. Teknologi antariksa dikembangkan untuk mendukung misi luar angkasa masa depan, yakni menjelajah planet Mars.

Apakah alien benar-benar nyata di alam semesta ini? Alquran mengungkap bahwa ada ciptaan Allah yang berada di langit. "Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari," Surah Ar-Ra’d Ayat 15.

Menurut buku Tafsir Ilmi, Eksistensi Kehidupan di Alam Semesta yang disusun oleh Balai Litbang dan Diklat Kementerian Agama (2015), mengungkap bahwa kata 'man' dalam surat tersebut merupakan kata ganti untuk makhluk berakal.

Sedangkan dalam Alquran dan Tafsirnya, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan 'man' pada ayat tersebut adalah malaikat, jin, dan manusia. Ketiganya merupakan makhluk yang diwakili oleh kata 'man'.​

Baca juga: Ingin Komunikasi dengan Alien? Nih Cara yang Mungkin Bisa Dilakukan

Sementara itu, buku Tafsir Ilmi 'Penciptaan Jagat Raya dalam perspektif Alquran dan Sains' mengungkap isyarat adanya kehidupan di luar Bumi. Dalam salah satu ayat Alquran Allah berfirman.

"Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan Bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya," Surah Asy-Syura Ayat 29.

Baca juga: Sistem Bintang TRAPPIST-1 Miliki Kehidupan Alien, Benarkah?

Ayat ini menjelaskan bahwa sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah adalah penciptaan langit dan Bumi, serta makhluk hidup yang tersebar di antara keduanya. Pernyataan ini secara jelas menegaskan bahwa ada makhluk di luar planet Bumi, yaitu yang terdapat di antara langit dan Bumi.

Dengan demikian, ungkapan bahwa kehidupan itu hanya terdapat di Bumi menjadi terbantahkan.

Sejumlah ilmuwan telah menemukan adanya potensi kehidupan di luar Bumi. Temuan para peneliti NASA menyatakan tentang adanya kehidupan mikroskopis di Mars, sekira tiga miliar tahun yang lalu.

Selain itu, juga pernah dikemukakan temuan dari pengindraan yang dilakukan pesawat ruang angkasa Galileo yang menegaskan adanya laut yang berwarna merah di bawah lapisan yang terdapat di Jupiter. Adanya laut dan es mengisyaratkan adanya air.

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,” Surah An-Nur Ayat 45.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini