Mengintip Kisah Ken Kutaragi sang Pencipta PlayStation

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018, 07:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 10 326 1842999 mengintip-kisah-ken-kutaragi-sang-pencipta-playstation-8bc6J700ac.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Jauh sebelum muncul PlayStation 4, konsol game besutan perusahaan asal Jepang ini mengalami perkembangan dari generasi ke generasi. PlayStation generasi awal dirilis pada 1990-an.

Konsol game yang pernah tenar beberapa dekade lalu ini membawa peluang usaha sewa atau rental bagi sebagian kalangan seiring peralihan game berwujud cartridge ke disc (CD). Lahirnya PlayStation tidak terlepas dari kreativitas Ken Kutaragi.

Ken ketika kecil merupakan anak dari keluarga yang sederhana. Sejak masih kanak-kanak, kedua orangtuanya menempa Ken agar bisa mengembangkan sesuatu yang bernilai kreativitas dalam bentuk apapun, termasuk berbisnis.

Inilah yang ditunjukkan Ken, saat keluarganya memiliki pabrik percetakan kecil di kota tempat dia dibesarkan. Ken yang masih berusia muda, waktu itu didorong kedua orangtuanya untuk mengeksplorasi kemampuan mekanis di pabrik dan sepulangnya dari sekolah, ia pun bekerja di pabrik tersebut.

Baca juga: Sony Bakal Rilis PlayStation 5 di 2021, Apa Keunggulannya?

Selain tugasnya di pabrik milik orangtuanya, Ken pun menjadi juara di kelasnya. Ia dikenal teman-teman dan gurunya sebagai siswa yang rajin. Bahkan, Ken digambarkan sebagai seorang anak yang pintar, dengan julukan "A++ sejati".

Baca juga: Wih! PlayStation, Tulang Punggung Terkuat Sony Raih Untung Besar

Motivasi tinggi menyertai Ken Kutaragi, ia memiliki keinginan kuat untuk mengetahui seluk-beluk mesin. Ketika ia berusia muda, dia juga sering membongkar mainan, mengamati bagaimana mekanismenya, sehingga mainan itu dapat bekerja.

Rasa keingintahuan Ken terhadap mesin maupun mainan sudah terlihat sejak kecil. Ia pun senang bergelut dan mempelajari seluk-beluk elektronik. Kecintaannya terhadap bidang elektronik, membuatnya terus mengembangkan diri dengan menuntut ilmu di Denki Tsushin University dan ia pun memperoleh gelar Electronics.

Tak berselang lama setelah kelulusannya, Ken mulai bekerja untuk Sony di laboratorium penelitian digital. Ken merasa bekerja di laboratorium tersebut adalah sebuah keputusan yang tepat, ia pun berpikir bahwa bekerja di Sony merupakan sesuatu yang sebutnya sebagai "Jalur Cepat".

Pada Akhir 1980-an, Ken Kutaragi menyaksikan saudara perempuannya memainkan Famicom, yakni konsol game "jadul" keluaran Nintendo. Sejak saat itu, Kutaragi tertarik untuk bisa merealisasikan bahwa suatu hari ia pun dapat mengembangkan konsol game buatannya.

Perjalanan hingga ia berhasil menciptakan konsol game penuh dengan perjuangan hingga ia membujuk Sony untuk mendanai penelitian tentang Super Famicom CD. Langkah ini pada akhirnya menjadi cikal-bakal dan kemudian menghasilkan sebuah perangkat yang disebut "PlayStation".

Walaupun dianggap sebagai pertaruhan berisiko oleh eksekutif Sony lainnya, Ken Kutaragi sekali lagi mendapat dukungan penuh dari Sony CEO Norio Ohga. Beberapa tahun kemudian, perusahaan telah meluncurkan original PlayStation.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini