5 Mitos Seputar Astronot yang Dijelaskan NASA

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 10:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 56 1842723 5-mitos-seputar-astronot-yang-dijelaskan-nasa-Q378EC9nqN.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA – Luar angkasa memang menjadi tempat yang luar biasa untuk di jelajah. Sayangnya tak sembarang orang bisa ke luar angkasa.

Untuk bisa ke luar angkasa, Anda harus menjadi seorang astronot. Memang tak mudah untuk berprofesi sebagai penjelajah ruang angkasa.

Namun, jika Anda atau keluarga Anda memiliki cita-cita menjadi astronot, Anda perlu memperhatikan beberapa mitos yang dibantah oleh NASA. Berikut Okezone rangkum 5 mitos astronot yang dijelaskan NASA.

Harus Memiliki Pengalaman Terbang

Menjadi seorang astronotharus memiliki pengalaman terbang atau pernah melakukan uji coba terbang, merupakan mitos yang dibantah NASA. Badan antariksa Amerika Serikat (AS) itu menjelaskan bahwa Anda tak perlu menjadi pilot untuk mewujudkan cita-cita Anda menjadi astronot.

Menurut NASA, pengalaman terbang yang telah dimiliki memang menjadi nilai tambah yang akan berguna. Namun hal tersebut bukan menjadi kewajiban bagi calon astronot.

Memiliki Penglihatan yang Sempurna

Pernyataan bahwa semua astronot memiliki penglihatan yang sempurna merupakan sebuah mitos. Faktanya, NASA menjelaskan bahwa pada September 2007 prosedur bedah mata korektif (PRK dan LASIK) diperbolehkan.

Namun perlu dicatat bahwa Anda tidak memiliki efek samping yang permanen jika Anda memiliki keluhan pada mata Anda.

Astronot Memiliki Gelar Tinggi

Mitos yang beredar juga menyebut bahwa astronot memiliki gelar tinggi semisal PhD. Namun faktanya, Anda tidak diharuskan memiliki gelar tinggi hingga bergelar Doktor.

Setidaknya, Anda telah menempuh pendidikan setingkat sarjana. Gelar yang lebih tinggi memang akan menjadi nilai lebih, namun NASA tak mengklaim bahwa astronotnya harus memiliki gelar yang tinggi.

Harus Memiliki Pengalaman Militer

NASA membantah bahwa astronot harus memiliki pengalaman militer. Badan antariksa itu juga menyebut bahwa pernyataan itu merupakan mitos.

Faktanya, seorang astronot tidak diminta dan diharuskan untuk memiliki pengalaman militer.

Ada Batasan Usia

Muncul spekulasi bahwa menjadi seorang astronot harus memiliki usia tertentu. Namun hal ini juga dibantah NASA.

Faktanya tak ada batasan usia untuk menjadi seorang astronot. NASA menjelaskan calon astronot yang dipilihnya di masa lalu berkisar pada usia 26 hingga 40 tahun, dengan usia rata-rata 34 tahun. (lnm).

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini