nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal Masuk Orbit, Satelit Mata-Mata AS Hancur

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 13:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 11 56 1843452 gagal-masuk-orbit-satelit-mata-mata-as-hancur-5oyo9dDWZ5.jpg (Foto: Reuters)

NEW YORK - Satelit mata-mata Amerika Serikat yang diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, dilaporkan tidak berhasil memasuki orbit seperti yang ditargetkan sebelumnya.

Lebih disayangkan, satelit tersebut dikatakan telah hancur, seperti dilaporkan dua pejabat AS dalam misi yang dikenal sebagai Zuma.

Seperti dilansir dari Reuters, sebelumnya, satelit yang dikembangkan oleh Northrop Grumman Corp tidak bisa memasuki tahap kedua setelah gagal memisahkan diri dari perusahaan roket Aerospace Falcon 9 SpaceX.

Satelit diyakini telah rusak atau terjerembab ke laut, telah dipahami bahwa laporan tentang penghancuran satelit tersebut pada awalnya diterbitkan oleh Wall Street Journal.

Baca juga: SpaceX Catat Sejarah Luncurkan 18 Roket di Sepanjang 2017

Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan dan kedua pejabat tersebut juga menolak kegagalan misi tersebut sebagai akibat dari sabotase atau intervensi asing.

Juru bicara SpaceX James Gleeson mengatakan pihaknya tidak dapat berkomentar mengenai misi tersebut, namun revisi data tersebut menemukan bahwa roket Falcon 9 bekerja dengan benar.

SpaceX atau Space Exploration Technologies Corp, perusahaan dipimpin oleh pengusaha Elon Musk meluncurkan satelit pertama mereka dengan roket Falcon 9 untuk militer AS pada bulan Mei tahun lalu.

Informasi mengenai misi peluncuran ini sudah diketahui sejak beberapa hari lalu. Pada 4 Januari, terungkap bahwa SpaceX akan meluncurkan satelit misterius yang dijuluki Zuma dengan misi rahasia.

Zuma dikatakan misterius karena tidak ada yang tahu tujuan perancangan satelit tersebut dan berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga misi rahasia itu selesai.

Ada beberapa spekulasi yang mengatakan apakah Zuma termasuk dalam departemen pemerintah AS yang sangat tertutup – NRO (National Reconnaissance Office). Sebelumnya, SpaceX telah meluncurkan beberapa muatan keamanan nasional, beberapa di antaranya diyakini sebagai mata-mata satelit pemerintah AS untuk NRO. Namun, NRO membantah bahwa Zuma adalah satelit miliknya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini