Penggantian Baterai iPhone 6 Plus Ditunda hingga April

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 11:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 57 1843938 penggantian-baterai-iphone-6-plus-ditunda-hingga-april-ZPCythoO9g.jpg (Foto: The Verge)

JAKARTA – Program penggantian baterai iPhone lawas yang melambat telah bergulir. Namun sayangnya, bagi pengguna iPhone 6 Plus harus mengalami penundaan.

Hal tersebut dikarenakan pasokan baterai untuk iPhone 6 Plus tidak banyak tersedia bahkan tidak akan bertambah hingga akhir Maret atau awal April 2018. Penjelasan itulah yang ditulis Apple dalam sebuah dokumen yang dikirimkan ke Apple Store dan Apple Authorized Service Providers pekan ini.

Untuk iPhone model lain seperti iPhone 6 dan 6s Plus, akan tersedia kurang lebih dalam dua minggu lagi. Sementara itu, untuk iPhone 7, iPhone 7 Plus dan iPhone SE akan segera tersedia di sebagian besar negara.

Baca: iPhone Meledak Lagi, Satu Lantai Toko Dipenuhi Asap

Apple juga mencatat bahwa masa tunggu untuk penggantian baterai iPhone itu bisa bervariasi di beberapa wilayah termasuk Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, Rusia, dan Turki.

Sumber di Apple Authorized Service Providers mengindikasikan bahwa mereka baru saja menerima paket baterai pengganti. Namun sebagian besar paket tersebut ditujukan untuk iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Sebagaimana diketahui, program penggantian baterai iPhone ini merupakan upaya Apple untuk meredam keluhan pengguna yang mendapati iPhone miliknya melambat. Apple memangkas harga baterai menjadi USD29 untuk iPhone 6 dan yang lebih baru. Perusahaan juga menyatakan bahwa persediaan awal baterai untuk beberapa perangkat kemungkinan terbatas.

Sumber yang dikutip MacRumors menambahkan bahwa Apple mengizinkan Apple Authorized Service Providers atau penyedia layanan resmi Apple menetapkan harga sendiri untuk baterai pengganti. Alhasil bisa saja pihak ketiga tersebut menetapkan harga yang lebih mahal dari harga yang ditetapkan Apple.

Program penggantian baterai iPhone sendiri masih berlangsung hingga 31 Desember 2018. Artinya, pengguna yang terdampak masih memiliki banyak waktu untuk memperoleh penggantian baterai.

Sebelumnya, banyak pengguna mengeluhkan iPhone-nya yang lemot setelah melakukan update iOS. Rupanya update tersebut memang ditujukan Apple untuk memanajemen daya baterai. Sayangnya, pelambatan kinerja menjadi salah satu dampak yang dirasakan pengguna dari update tersebut.

Baca juga: iPhone Lawas Lemot, Apple Minta Maaf

Meski begitu Apple membantah sengaja membuat baterai iPhone lemot. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu menyebut pihaknya berupaya untuk memanajemen daya baterai agar iPhone tidak mati mendadak.

Apple sendiri tak mengungkap hal tersebut sebelumnya hingga banyak pengguna mengajukan gugatan. Demikian seperti dilansir MacRumors, Jumat (12/1/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini