Huawei Kalahkan Samsung Terkait Paten Teknologi Nirkabel

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 16:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 13 207 1844423 huawei-kalahkan-samsung-terkait-paten-teknologi-nirkabel-Uopsh9CDor.jpg (Foto: Slashgear)

JAKARTA - Pada 2016, Huawei menggugat Samsung karena diduga melanggar beberapa hak patennya. Tuntutan hukum diajukan di California dan China, dan di China terbukti berhasil bagi perusahaan tersebut.

Seorang hakim di Shenzhen memutuskan bahwa Samsung telah melanggar salah satu paten komunikasi nirkabel Huawei. Alhasil, Samsung telah diperintahkan untuk berhenti menjual produk yang memanfaatkan teknologi di China.

Inti masalah hukum adalah klaim Huawei bahwa Samsung telah melanggar hak kekayaan intelektualnya. Menurut sebuah pengadilan di Shenzhen, Samsung telah melanggar satu paten Huawei mengenai komunikasi nirkabel.

Ini bukan pertama kalinya Huawei mendapat keputusan yang menguntungkan di China. Pada 2017, perusahaan dianugerahi sekira USD12 juta terkait dengan Samsung yang melanggar IP Huawei.

Baca juga: Huawei Mate 10 Segera Hadang Apple di AS

Samsung mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan meninjau keputusan tersebut dengan seksama sebelum menanggapi "sesuai dengan" undang-undang setempat. Dalam keputusan khusus ini, perusahaan Korea Selatan itu telah diperintahkan untuk membayar biaya ke pengadilan.

Samsung tidak bisa menjual produk yang mengandung teknologi Huawei di China sekarang.

Baca juga: Huawei dan Xiaomi Siap Gempur 'Kandang' Apple di 2018

Pada Desember 2017 dikabarkan, beberapa vendor asal China, termasuk Huawei akan menyediakan perangkat untuk pasar Amerika Serikat di 2018. Huawei dan Xiaomi berdiskusi dengan operator nirkabel Amerika Serikat (AS) untuk menjual smartphone flagship mereka ke konsumen negara adidaya tersebut.

Tanpa menunggu lama, menurut sumber yang dikutip Bloomberg kedua vendor China itu akan melenggangkan produk andalan mereka. Sumber menyebut Huawei dan Xiaomi bernegosiasi dengan operator termasuk AT&T dan Verizon.

Huawei sendiri telah mencoba menjual flagship-nya Mate 9 di AS melalui e-commerce seperti Amazon. Dengan langkahnya menggandeng operator setempat akan semakin mengantarkan vendor China itu ke posisi lebih tinggi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini