nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mencicipi Fitur Bokeh Galaxy J7 Plus sang Pesaing Xiaomi Mi A1

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 14 92 1844710 mencicipi-fitur-bokeh-galaxy-j7-plus-sang-pesaing-xiaomi-mi-a1-V9ixM1e2SS.jpg (Foto: Moch Prima Fauzi)

JAKARTA - Samsung turut meramaikan persaingan smartphone berkamera ganda dengan menghadirkan Galaxy J7 Plus di Indonesia. Smartphone tersebut dirilis Samsung pada 24 Oktober 2017 di Jakarta.

Samsung Galaxy J7 Plus mengusung kamera ganda dengan sensor 13 megapiksel dan 5 megapiksel. Masing-masing apperture dari kedua kameranya adalah f/1.7 dan f/1.9. Sementara kamera depannya 16 megapiksel f/1.9.

Smartphone ini menjadi pesaing dari Xiaomi Mi A1 dan Moto G5S Plus yang sama-sama menyasar segmen mid-end di Indonesia. Selain itu Galaxy J7 Plus, Mi A1 dan Moto G5S Plus juga sama-sama bermain dengan kamera ganda.

Setelah beberapa lama berada di pasaran, tim Techno Okezone mendapatkan kesempatan untuk mencicipi efek kamera yang dihasilkan smartphone tersebut.

Uji Coba

Samsung mengklaim bahwa kamera Galaxy J7 Plus tangguh saat minim cahaya. Kami pun melakukan uji coba untuk membuktikannya saat malam hari.

Hasil foto memang terlihat cerah meski pencahayaan di dalam ruangan kurang merata. Tapi secara keseluruhan masih terlihat kurang tajam. Sebagian detail juga terlihat kabur dan tone warna kurang begitu menonjol.

Baca juga: Galaxy J2 Pro (2018) Dihargai Rp1,2 Juta, Apa Kelebihannya?

Ketajaman foto terlihat berkurang saat diperbesar namun tingkat noise sedikit tersamar. Hali ini bisa ditolerir jika hasil fotonya sekedar untuk diunggah ke media sosial.

Bagaimana dengan efek bokehnya? Kami juga turut menguji efek bokeh yang ada pada Galaxy J7 Plus. Anda bisa mengatur depth of field yang diinginkan dengan mengklik menu Live Focus. Kemudian di sana terdapat sebuah tombol yang bisa digeser ke kiri dan kanan.

Baca juga: Samsung Resmikan Exynos 9810 dengan Fitur Pemindai Wajah ala Apple

Meski masih bisa memisahkan antara fokus utama dan objek yang di-blur, namun efek depth of field kurang begitu rapi.

Dari beberapa foto yang diambil dengan mode Live Focus, terdapat beberapa bagian di objek utama yang seharusnya tajam malah terlihat blur. Hal ini memberikan kesan bahwa efek bokehnya hanya berupa efek filter.

 

Selain bisa memberikan efek blur saat melakukan pemotretan, bokehnya juga bisa didapatkan ketika setelah tersimpan di galeri.

Efek bokeh juga bisa dibuat melalui kamera depan Samsung Galaxy J7 Plus. Hanya saja namanya kini menjadi Selfie Focus. Hasil foto, mulai dari setail dan juga kecerahan tergolong baik. Untuk area wajah nampaknya telah otomatis memberikan efek beautify.

Kemudian dari segi bokehnya, tampak tepian objek yang masih terkena efek blur sehingga memberikan kesan diperhalus.

Spesifikasi

Galaxy J7 Plus tergolong smartphone yang tangguh soal performa. Samsung menyematkan SoC MediaTek Helio P20 dengan RAM 4 GB. Kemudian media penyimpanannya berkapasitas 32 GB yang bisa ditambahkan melalui microSD hingga 256 GB. Adapun kapasitas baterainya adalah 3.000 mAh.

Dari segi tampilan, smartphone ini cukup nyaman saat digenggam. Terlebih lagi karena terbuat dari logam, Galaxy J7 Plus terasa kokoh. Ukuran layarnya yakni 5,5 inci dengan panel Super AMOLED beresolusi full HD.

Benchmark

Untuk mengetahui seberapa tangguh performa dari Galaxy J7 Plus, kami melakukan uji coba sehari-hari yakni dengan bermain game, media sosial, telefon, dan juga berselancar di dunia maya.

Daya tahan baterainya bisa diandalkan untuk keperluan sehari-hari karena sanggup bertahan sekira 7 jam untuk bermain game, media sosial dan browsing secara terus-menerus. Penggunaan umum dengan jeda beberapa jam sanggup dipakai selama 12 jam lebih.

Kemudian kami juga tak menemukan kendala saat bermain game Injustice 2 dan juga Asphalt 8. Gerakan permainan berjalan lancar tanpa adanya lag, selain itu grafisnya pun bisa ditampilkan dengan baik.

Untuk mengukur penilaiannya, kami menggunakan aplikasi dua aplikasi benchmark yang umum digunakan yakni AnTuTu dan Geekbench.

 

Di aplikasi Geekhench kami memperoleh skor 866 untuk pengujian single-core dan 3.663 di uji multi-core. Di pengujian OpenCL Galaxy J7 Plus mendapatkan skor 2.702.

Setelah itu kami menguji dengan aplikasi kedua yakni AnTuTu. Skor 3D mendapatkan 11.865, UX 25.756, CPU 20.970, dan RAM mendapatkan skor 5.046. Sehingga secara total, Galaxy J7 Plus mendapat skor AnTuTu 63.637, atau sedikit lebih tinggi dibandingkan Xiaomi Mi A1.

Penutup

Meski dari hasil foto kurang begitu maksimal, namun secara tampilan dan performa Samsung Galaxy J7 Plus bisa dipertimbangkan. Smartphone ini bisa diandalkan untuk pengguna yang memiliki kebiasaan multitasking.

Ada fitur tambahan berupa multi window yang bisa diandalkan untuk membuka dua aplikasi secara sekaligus. Sehingga penggunanya bisa melakukan dua aktivitas secara bersamaan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini