Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

60 Aplikasi Bermuatan Pornografi Dihapus dari Google Play Store

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018 11:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 15 207 1845013 60-aplikasi-bermuatan-pornografi-dihapus-dari-google-play-store-t6NR0gsQEQ.jpg (Foto: Engadget)

JAKARTA – Sebuah malware muncul di Google Play Store dan menyusupi berbagai aplikasi termasuk game. Amat disayangkan, malware yang disebut Adult Swine itu membuat aplikasi yang ia susupi, menampilkan iklan bermuatan pornografi.

Malware yang menginfeksi berbagai aplikasi di Play Store memang merupakan hal yang kerap terjadi. Namun munculnya iklan pornografi dalam sebuah game cukup membuat pengguna heboh. Terlebih, malware itu banyak menargetkan game yang ditujukan untuk anak-anak.

Google kemudian menghapus 60 game dari Play Store setelah perusahaan keamanan – Check Point menemukan malware itu.

Baca: Google Wallet dan Android Pay Bergabung dalam Google Pay

Iklan pornografi dan tak pantas itu berasal dari provider utama yang bahkan tidak mengizinkan konten mereka digunakan dengan menyusupi aplikasi atau game. Sebelumnya masalah ini juga sempat dikeluhkan pengguna pada November lalu dimana ia menemukan iklan tak pantas pada game yang ditujukan untuk anak laki-lakinya.

Dilansir Techspot, Senin (15/1/2018), beberapa iklan menggunakan pop-up scareware yang memperingatkan pengguna bahwa mereka telah terinveksi virus. Tautan yang muncul kemudian mengarahkan pengguna untuk menghapus iklan tersebut.

Namun alih-alih menghapus, tautan itu menggiring pengguna ke aplikasi keamanan yang mencurigakan. Jika pengguna mengunduhnya, masalah akan lebih banyak muncul.

Unsur lain dari Adult Swine yakni menipu korban untuk mendaftar ke layanan premium dan membebankan sejumlah biaya. Hal ini dilakukan melalui pop up lain yang mengklaim dapat membuat penggunanya berkesempatan memenangkan iPhone dengan menjawab beberapa pertanyaan sederhana.

Jika pengguna menyelesaikan kuis itu, mereka akan dimintai nomor telefon untuk menerima hadiahnya. Informasi pengguna sendiri digunakan untuk mendaftar ke layanan premium.

Mayoritas pengguna memang kini banyak memahami iklan palsu di berbagai aplikasi. Namun lain halnya dengan anak-anak yang mudah tertipu hingga mengklik apapun, bahkan memberikan informasi yang diminta.

Berdasarkan data Google Play, aplikasi yang disusupi malware itu rata-rata telah diunduh 3-7 juta kali. Beberapa diantaranya termasuk game Five Nights Survival Craft, yang telah diunduh minimal satu juta kali, McQueen Car Racing Game, Cars Disney Pixar, dan Addon Pixelmon.

Baca juga: OKEZONE INNOVATION: Menguak Sejarah Google Play Store yang Dulunya Bernama Android Market

Google akkhirnya bertindak dengan menghapus aplikasi yang mengganggu itu.

“Kami telah menghapus aplikasi dari Play Store, menonaktifkan akun developer dan akan terus menunjukkan peringatan tegas kepada siapa pun yang telah memasangnya. Kami menghargai kinerja Check Point untuk membantu pengguna tetap merasa aman dalam menggunakan aplikasi dari Play Store,” kata Google dalam sebuah pernyataan yang dikutip Financial Times. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini