Jaap Haartsen, sang Insinyur Listrik Penemu Bluetooth

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 17 56 1846409 jaap-haartsen-sang-insinyur-listrik-penemu-bluetooth-vl4cNd6Js6.jpg (Foto: Headsetsonline)

JAKARTA - Jaap Haartsen, insinyur listrik lulusan Delft University of Technology pada 1986 ialah penemu teknologi Bluetooth. Pria berkacamata itu berkontribusi terhadap kemajuan konektivitas wireless.

Awalnya ia bekerja di Siemens dan Philips, sebelum kembali ke almamaternya untuk mendapatkan gelar PhD pada 1990. Pada 1991, dia bekerja di Ericsson di AS, mengerjakan sistem telepon bergerak yang canggih, dan kemudian di Swedia, bekerja di dalam ruangan sistem komunikasi nirkabel.

Dilansir Nordicsemi, Rabu (17/1/2018), ketika Haartsen berada di Divisi Terminal Ericsson Mobile, di Lund, Swedia, ia diminta untuk mengembangkan investigasi dalam ruangan, koneksi radio jarak pendek pada jarak sekitar tiga sampai 4 meter. Ini sebagai sarana untuk meningkatkan penjualan ponsel.

Haartsen segera mengembangkan konsep komunikasi nirkabel antara perangkat master dan slave, menggunakan frekuensi virtual hopping. Teknologi komunikasi asimetris seperti wireless local area networks (WLAN) dan Global System for Mobile Communications (GSM) memerlukan basestation atau access point untuk menghubungkan perangkat slave.

Baca juga: Waduh! Perangkat Android dengan Bluetooth yang Aktif Rentan Diretas

Haartsen menyimpulkan bahwa ini akan menarik terlalu banyak kekuatan untuk sistemnya. Ia juga mengerti bahwa operasi di seluruh dunia berarti teknologi bisa beroperasi di pita frekuensi yang berbeda.

Baca juga: Ini Speaker Bluetooth Terbaik

Sven Mattisson, seorang rekan insinyur nirkabel Swedia di Ericsson, bergabung dengan Haartsen pada 1995 untuk menyempurnakan teknologi hopping frekuensi yang memungkinkan perangkat saling "menemukan" dan kemudian bertukar data dengan daya rendah. Sebuah tim yang terdiri dari 30 insinyur perangkat keras dan perangkat lunak sedang mengerjakan proyek tersebut.

Haartsen mengajukan Paten AS nomor 6590928, 'Frequency hopping piconets' dalam sistem multi-user nirkabel yang tidak terkoordinasi pada 1997. Dokumen ini menguraikan spesifikasi teknologi nirkabel Bluetooth, yang saat ini digunakan dalam miliaran perangkat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini