Bos Facebook Messenger Akui Aplikasi Berantakan, Ada Apa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 18 207 1846829 bos-facebook-messenger-akui-aplikasi-berantakan-ada-apa-1AfmoZBxE6.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Messenger merupakan layanan pesan milik Facebook yang memungkinkan sesama pengguna Facebook untuk berkomunikasi atau chatting. Layanan tersebut telah meluncur beberapa tahun lalu.

Messenger telah berubah dari aplikasi pesan cepat dan ringan menjadi aplikasi yang dianggap membingungkan. Sejak 2014, perusahaan menambahkan fitur pembayaran, bots layanan pelanggan, platform game dan lain-lain.

Head of Messenger, Facebook, David Marcus mengakui bahwa aplikasi ini berantakan. "Aplikasi ini menjadi terlalu berantakan," ujarnya.

Untuk itu, pada tahun ini perusahaan akan melakukan pembenahan pada aplikasi tersebut. Facebook dikabarkan akan melakukan penyederhanaan secara besar-besaran.

Website Theverge mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, pihaknya membangun banyak kemampuan untuk menemukan fitur yang terus membedakan perusahaan dengan kompetitor.

Baca juga: Malware Penambang Bitcoin Infeksi Facebook Messenger

"Banyak dari mereka telah menemukan produk mereka sesuai pasar, beberapa belum. Sementara kami berlomba membangun fitur baru ini, aplikasi menjadi terlalu berantakan. Berharap untuk melihat kami berinvestasi secara massal menyederhanakan dan menyederhanakan Messenger tahun ini," jelas Marcus.

Perusahaan menolak untuk menentukan bagian Messenger mana yang sekarang dianggapnya berantakan.

Baca juga: Selama 2017 Facebook Messenger Terima 17 Miliar Video Chat

Marcus bergabung dengan Facebook untuk memimpin Messenger di 2014, sesaat sebelum perusahaan mengirim pesan keluar dari aplikasi unggulan. Sejak saat itu, aplikasi telah telah berkembang menjadi 1,3 miliar pengguna bulanan.

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, Facebook meluncurkan aplikasi terbaru bernama Messenger Kids. Ini adalah aplikasi Messenger yang dikhususkan untuk anak-anak di usia 6 hingga 12 tahun.

Messenger Kids tak memerlukan akun Facebook untuk login ke layanannya. Ini karena Facebook melarang anak-anak di rentang usia 6 hingga 13 tahun untuk memiliki akun.

Selain itu orang tua juga bisa mengelola profil dan memantau aktivitas anaknya melalui aplikasi Messenger. Seperti dikutip dari Phone Arena, anak-anak bisa membuat video dan obrolan, serta fitur menarik lainnya.

Di dalamnya ada GIF, efek kamera, filter, stiker, dan frames yang semuanya disesuaikan dengan usia mereka.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini