Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Ungkap Meteor Membawa Air Sebelum Bumi Terbentuk Sempurna

Qonita Chairunnisa, Jurnalis · Minggu 21 Januari 2018 09:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 19 56 1847511 peneliti-ungkap-meteor-membawa-air-sebelum-bumi-terbentuk-sempurna-ydX2IZ81Vs.jpg (Foto: RT)

JAKARTA - Sebuah penelitian baru mengungkap bahwa batuan luar angkasa membawa air ke Bumi yang terjadi lebih awal dari yang diperkirakan. Para peneliti mengatakan, hal itu terjadi sebelum tata surya berusia dua juta tahun.

Bebatuan luar angkasa menghantam Bumi, membawa unsur-unsur penting yang kemudian menopang kehidupan. Namun, belum ada yang yakin kapan hal itu terjadi.

"Ini adalah asumsi yang cukup sederhana untuk mengatakan bahwa air Bumi setidaknya mulai menumpuk di Bumi sangat awal, pada zaman dahulu, sebelum planet ini benar-benar terbentuk sepenuhnya," kata peneliti Adam Sarafian, menurut Astrobiology Magazine NASA.

Para peneliti menganalisis jenis meteorit langka yang disebut angrites, dengan mengukur volume elemen volatil seperti hidrogen dan karbon. Meteorit angrite terbentuk di tata surya bagian dalam, kira-kira 4,56 miliar tahun yang lalu.

Seluruh meteorit tersebut berasal dari satu asteroid induk seukuran Vesta, batu terbesar di sabuk asteroid setelah planet kerdil Ceres. Batu angrite muncul tak jauh dari waktu pembentukan tata surya sehingga ia bisa menjelaskan kondisinya seperti apa.

Baca juga: Fakta Mengenai Fenomena Meteor Dijelaskan Alquran dan Sains

"Kami mengamati badan induk meteor sebanyak mungkin saat ini untuk mengetahui di mana mereka berada saat zaman awal tata surya, dan berapa banyak air yang mereka miliki," kata peneliti.

Para peneliti menyimpulkan, komposisi angrites menunjukkan adanya air yang cukup melimpah di awal Tata Surya. Penelitian ini melengkapi studi sebelumnya, yang menemukan bahwa air di meteorit tersebut berasal dari sumber yang sama dengan air di Bumi.

"Ini merupakan asumsi sederhana untuk mengatakan bahwa air Bumi setidaknya mulai mucul di Bumi sejak dini, sebelum planet ini benar-benar terbentuk sepenuhnya," kata Sarafian, dilaporkan dari Daily Mail.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini