nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO Apple Larang Keponakannya Gunakan Facebook, Kenapa?

Lely Maulida, Jurnalis · Sabtu 20 Januari 2018 13:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 20 207 1847825 ceo-apple-larang-keponakannya-gunakan-facebook-kenapa-P2CooWpEC1.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA Media sosial termasuk Facebook belakangan menjadi kekhawatiran karena dinilai berpotensi menggaggu jiwa anak-anak. Rupanya hal tersebut juga menjadi kekhawatiran CEO Apple – Tim Cook.

Bos Apple itu mengaku bahwa ia mewaspadai pengaruh dominasi teknologi, khususnya jejaring sosial. Hal itu ia sampaikan di hadapan siswa Harlow College di Inggris.

Baca: CEO Apple Janjikan Update iOS 11 Atasi iPhone Lemot

“Saya tidak percaya dengan penggunaan teknologi yang terlalu sering. Saya bukan orang yang sependapat bahwa kita sukses jika menggunakan (teknologi) setiap saat,” kata Cook.

Gagasan Cook ini sejalan pemegang saham Apple yang baru-baru ini menyarankan agar perusahaan melakukan tindakan untuk mengekang kecanduan teknologi di kalangan anak muda. Cook pun mengungkapkan bahwa ia sangat prihatin dengan keluarganya sendiri.

“Saya tidak punya anak, tapi saya memiliki keponakan yang saya berikan batasan. Ada beberapa hal yang tidak akan saya izinkan, saya tidak ingin mereka bermain di jejaring sosial,” ujarnya.

Facebook sebagai raksasa media sosial tak menanggapi komentar Cook tersebut.

Keponakan Cook sendiri tak lama lagi beranjak remaja. Usia minimal untuk memiliki Facebook yakni 13 tahun, namun ada yang menyebutkan bahwa banyak pengguna Facebook dibawah usia tersebut.

Baca juga: Rumor Posisi CEO Apple Diganti, Tim Cook: Saya akan Persiapkan Sebanyak Mungkin

Bahkan diperkirakan pengguna dibawah usia 13 tahun sejumlah 7,5 juta di Facebook. Studi di Inggris juga menunjukkan 51% anak berusia 12 tahun, dan 28% anak berusia 10 tahun telah memiliki akun media sosial.

Disisi lain, CEO Facebook - Mark Zuckerberg terus berupaya membuat jejaring sosialnya berdampak positif bagi pengguna. Belum lama ini, Zuckerberg memutuskan untuk merombak aplikasi besutannya dengan mengurangi konten bisnis agar pengguna lebih dekat dengan rekan dan keluarganya. Demikian seperti dilansir CNet, Sabtu (20/1/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini