Pete Lau, Alumni Oppo yang Sukses Dirikan OnePlus

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 20 56 1847914 pete-lau-alumni-oppo-yang-sukses-dirikan-oneplus-gj0BXJxleD.jpg (Foto: Forbes)

JAKARTA – Smartphone asal China kini tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, beberapa vendor smartphone asal negeri Tirai Bambu itu mampu menawarkan perangkat dengan teknologi yang mumpuni.

OnePlus menjadi salah satu vendor smartphone China yang namanya melambung berkat teknologi canggih yang diusungnya. OnePlus didirikan oleh Pete Lau dan Carl Pei.

Pete Lau lahir pada 5 Mei 1975 di sebuah desa di Hubei, China. Ia menempuh pendidikannya di Zhejiang University – salah satu perguruan tinggi terkemuka di China.

Pete Lau memulai karirnya sebagai engineer pada 1998 di Oppo - produsen perangkat elektronik yang berbasis Guangdong. Ia kemudian menghabiskan 14 tahun berikutnya untuk membuat DVD high-end hingga menjadi wakil presiden Oppo.

Pete Lau mulai berfokus pada smartphone pada 2012 saat diriya menjadi kepala divisi pemasaran smartphone Oppo. Namun setahun kemudian, tepatnya November 2013, Pete Lau dan empat rekannya memutuskan untuk keluar dan mulai membangun startup mereka sendiri, yakni OnePlus.

“Smartphone memiliki dampak yang jauh lebih besar, ini adalah sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Jadi untuk membuat merek yang berpengaruh secara global, tak ada yang lebih baik ketimbang smartphone,” tutur Lau.

Lau merasa tak puas dengan smartphone yang beredar di pasaran. Hal inilah yang membuatnya yakin untuk keluar dari Oppo dan memutuskan untuk membuat smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, meskipun menghadapi persaingan lokal dengan Xiaomi, Huawei dan Lenovo.

“Untuk 2.000 yuan, ada banyak smartphone di pasaran, tetapi tak ada yang memenuhi standar saya, saya merasa bisa menghasilkan produk yang jauh lebih baik dengan harga itu, begitulah saya melihat kesempatan saya,” kata Lau.

Dengan pengetahuannya terkait hardware dan desain, Lau kemudian mengembangkan produk dengan fokus dua hal tersebut. Bersama tim muda berbakat dan beragam dari berbagai belahan dunia, Lau mengarahkan pandangannya untuk membangun merek global.

Dia mendirikan perusahaan dengan Carl Pei, yang berusia 15 tahun lebih muda darinya. Kini perusahaan telah merilis banyak smartphone dengan OnePlus 5T sebagai produk terbarunya.

Pete Lau sendiri tak menampik adanya persaingan dari berbagai perusahaan. Namun pendiri dan CEO OnePlus itu tak menjadikan persaingan sebagai kendala atau halangan. Bahkan, ia tak memikirkan hal tersebut, melainkan fokus pada perusahaannya sendiri.

"Kami ingin tampil beda dan membiarkan yang lain meniru kami,” ujarnya. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini