Indosat Ooredoo Bangun 17 BTS Baru Dorong Potensi Ekonomi

Kemas Irawan Nurrachman, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 19:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 22 54 1848671 indosat-ooredoo-bangun-17-bts-baru-dorong-potensi-ekonomi-BGEvoOaIUc.jpg Ilustrasi (Foto: EDN)

JAKARTA - Indosat Ooredoo meluncurkan 17 BTS baru yang dibangun melalui program USO (Universal Services Obligation). Hal ini mendukung pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi nasional di wilayah 3T (Tertinggal, Terpencil dan Terluar),

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Senin (22/1/2018), hadirnya jaringan dan layanan Indosat Ooredoo bertujuan untuk memberikan akses telekomunikasi, membuka peluang dan potensi ekonomi, sekaligus mewujudkan visi pemerintah dalam membangun ekonomi digital bagi seluruh masyarakat di pelosok Tanah Air.

17 BTS baru dari target 119 BTS USO tersebut kini sudah melayani masyarakat di provinsi Kalimantan Barat (beberapa kecamatan di Kabupaten Ketapang dan Kapuas Hulu), Kalimantan Utara (Nunukan), Maluku Utara (Halmahera Utara dan Halmahera Barat) dan Nusa Tenggara Timur (Alor Timur dan Mataru).

Indosat Ooredoo ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan program USO melalui pembangunan 119 BTS di wilayah terpencil yang tersebar di 7 provinsi, yaitu Provinsi Kepulauan Riau (Kepulauan Anambas dan Natuna), Provinsi Kalimantara Utara (Nunukan, Malinau), Provinsi Kalimantan Tengah (Kapuas), Provinsi Kalimantan Barat (Sanggau, Ketapang, Kapuas Hulu), Provinsi Nusa Tenggara Timur (Alor, Belu, Manggarai Timur, Mataru), Provinsi Maluku (Maluku Tenggara Barat) dan Provinsi Maluku Utara (Halmahera Barat, Halmahera Utara).

Baca juga: Dipimpin Joy Wahjudi, Indosat Ooredoo Fokus Perkuat Jaringan

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah yang telah memberikan kepercayaan kepada Indosat Ooredoo untuk menjadi bagian dari pelaksana program USO. Hal ini sejalan dengan misi dan komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil guna memberikan hak yang sama bagi masyarakat di wilayah tersebut untuk dapat menikmati layanan telekomunikasi, membangun kehidupan sosial dan ekonomi sekaligus mengejar ketertinggalan dari wilayah lain," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi.

Baca juga: Trafik Data Indosat Ooredoo Alami Peningkatan 14,24%

Menurutnya, pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan kesatuan wilayah Republik Indonesia, khususnya bagi wilayah terdepan dan terluar yang berbatasan dengan negara lain.

Indosat Ooredoo memberikan kontribusi USO sebesar Rp1,8 Trillun dalam 6 tahun terakhir. Kontribusi tersebut merupakan 1,25% dari pendapatan kotor.

Sekadar informasi, pada 2017 BP3TI menunjuk Indosat Ooredoo untuk membangun BTS USO sebanyak 119 site di 7 provinsi di Indonesia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini