nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nick Holonyak sang Penemu Teknologi LED yang Merevolusi Industri

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 24 56 1849748 nick-holonyak-sang-penemu-teknologi-led-yang-merevolusi-industri-gEzYzEPLLp.jpg (Foto: Gelighting)

JAKARTA - Nick Holonyak, lahir di Illinois, Amerika Serikat, merupakan insinyur yang dikenal sebagai pionir dari teknologi light-emitting diodes (LED). Ia dikenal sebagai pria yang menciptakan LED pertama yang bisa dilihat mata manusia.

Holonyak sempat belajar teknik elektro di University of Illinois, Urbana-Champaign dan mendapatkan gelar B.S. (1950), M.S. (1951) dan Ph.D. (1954). Holonyak sempat bekerja di Bell Telephone Laboratories pada 1954 hingga 1955 dan dua tahun (1955-1957) di militer.

Kemudian ia bergabung dengan laboratorium elektronik General Electric (GE) di Syracuse, New York. Beberapa tim GE bekerja di optoelectronics, konversi dari arus listrik menjadi cahaya.

Rekannya di GE, Robert N. Hall mengembangkan laser dengan menggunakan 'semiconductor diode' (alat semikonduktor dengan elektroda positif dan negatif yang dapat berfungsi sebagai penyearah).

Laser Hall hanya mampu memancarkan radiasi inframerah yang berada di luar jangkauan penglihatan manusia. Holonyak memutuskan untuk membuat perangkat dioda yang akan memancarkan cahaya tampak.

Baca juga: Xiaomi hingga Oppo Usung Layar LED ketimbang OLED

Dengan menggunakan material semiconductor gallium arsenide phosphide (GaAsP) dan teknik 'stimulated emission', di 1962 Holonyak berhasil mengoperasikan perangkat LED yang dapat terlihat pertama kalinya.

Perangkat Holonyak memancarkan lampu merah. Lalu, LED dikembangkan sehingga menghasilkan cahaya hijau dan biru pada 1970 dan 1990-an. LED akhirnya bisa memancarkan cahaya putih, merevolusi industri pencahayaan.

Baca juga: Xiaomi hingga Oppo Usung Layar LED ketimbang OLED

Pada 1963, Holonyak meninggalkan GE untuk mengambil jabatan profesor di University of Illinois, di mana pada 1993 dia diangkat ke John Bardeen Endowed Chair di Electrical and Computer Engineering and Physics.

Di Illinois, Holonyak mempelopori penggunaan sejumlah paduan dioda, dan pada 1977 dia dan seorang mahasiswa membuat dioda laser kuantum pertama. Holonyak pensiun sebagai profesor emeritus pada 2013.

Holonyak merupakan anggota dari National Academy of Engineering dan National Academy of Sciences, rekan dari American Academy of Arts and Sciences, serta rekan dari American Physical Society, anggota asing Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, dan anggota kehidupan dari Institut Teknik Elektro dan Elektronika (IEEE).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini