nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fosil Dinosaurus Pertama Kali Ditemukan pada 1677, Seperti Apa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 09:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 25 56 1850312 fosil-dinosaurus-pertama-kali-ditemukan-pada-1677-seperti-apa-JhpRfS3mao.jpg (Foto: Curiosity)

JAKARTA - Peneliti mempelajari fosil dinosaurus untuk mendapatkan informasi terkait makhluk purba yang pernah tinggal di Bumi. Tahukah Anda fosil dinosaurus pertama kali ditemukan pada 1677.

Dilansir Curiosity, Kamis (25/1/2018), pada 1677, Robert Plot diungkap sebagai penemu tulang dinosaurus pertama. Robert awalnya menduga bahwa ia telah menemukan tulang milik manusia raksasa.

Hingga akhirnya William Buckland, profesor geologi pertama di Oxford University yang mengidentifikasi bahwa temuan fosil itu ialah milik dinosaurus. Buckland bertindak sebagai kurator tidak resmi museum di kampus dan menjelajahi dunia untuk menemukan spesimen untuk koleksi-koleksinya.

Dalam perjalanannya, ia menemukan tulang-tulang binatang pada 1815 di Inggris yang merupakan spesies yang sama seperti yang ditemukan oleh Robert Plot lebih dari seratus tahun sebelumnya.

Baca juga: Fosil Dinosaurus Berbulu Warna-warni Ditemukan

Dengan melihat tulang-tulang gigi, rahang, dan tungkainya, Buckland menyimpulkan pada 1824 bahwa temuan itu diyakini sebagai kadal kadal karnivora. Ia menamakan kadal kuno itu dengan sebutan Megalosaurus.

Sebuah gambar seni modern memperlihatkan wujud Megalosaurus. Tampak makhluk yang berdiri dengan dua kaki, ekor panjang, gigi tajam dan leher yang tebal.

Fosil merupakan sisa-sisa hewan atau tanaman yang tertutup sedimen. Fosil yang paling umum adalah kerangka yang tersisa seperti cangkang, gigi dan tulang.

Baca juga: Fosil Jutaan Tahun Jadi Petunjuk Dinosaurus yang Saling Menyayangi

Wikipedia menerangkan, fosil terbentuk dari proses penghancuran peninggalan organisme yang pernah hidup. Hal ini sering terjadi ketika tumbuhan atau hewan terkubur dalam kondisi lingkungan yang bebas oksigen.

Fosil Bisa ditemukan dalam batuan endapan (sedimen) yang permukaannya terbuka. Batu karang yang mengandung banyak fosil disebut fosiliferus.

Tipe-tipe fosil yang terkandung di dalam batuan tergantung dari tipe lingkungan tempat sedimen secara ilmiah terendapkan. Sedimen laut, dari garis pantai dan laut dangkal, biasanya mengandung paling banyak fosil.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini