nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alih-Alih Lawan Apple dan Samsung, Ponsel Huawei Ditarik di AS?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 13:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 27 57 1851048 alih-alih-lawan-apple-dan-samsung-ponsel-huawei-ditarik-di-as-kxBlYAfKfl.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Huawei telah menyiapkan seri Mate 10 Pro untuk pasar Amerika Serikat (AS). Tampaknya, perusahaan berharap bisa bersaing dengan kompetitor di Negeri Paman Sam itu melawan Apple dan Samsung.

Alih-alih ingin bersaing dengan rival-rival ponsel tersohor di AS, Huawei tampaknya gagal memasarkan ponsel mereka di negara tersebut. Dilansir Seattletimes, Sabtu (27/1/2018), AT&T, yang bermaksud mempromosikan Mate 10 Pro sebagai saingan perangkat premium dari Apple dan Samsung, tiba-tiba menarik diri dari kesepakatan bulan ini.

Perusahaan operator asal AS itu tampaknya menerima tekanan dari pemerintah mengenai masalah keamanan perangkat. Seperti diketahui, Huawei menjadi perusahaan asal China yang telah lama dicurigai oleh pemerintah AS yang diduga melakukan spionase untuk China.

Seharusnya, handset seharga USD800 itu membuat kejutan besar di tahun ini sebagai smartphone high-end pertama dari Huawei di AS. Selain AT&T, Verizon Wireless, salah satu operator terbesar di negara itu juga bisa membatalkan kesepakatan serupa karena tekanan politik, menurut beberapa laporan.

Richard Yu, Chief Executive Huawei, bulan ini di event pameran teknologi CES 2018 tampak mengungkapkan kekecewaan perusahaan. "Ini kerugian besar bagi kami, dan juga untuk operator. Tapi kerugian yang lebih besar adalah untuk konsumen, karena konsumen tidak memiliki pilihan terbaik," ujar Yu.

Baca juga: Huawei Mate 10 Segera Hadang Apple di AS

Dalam suatu pengujian selama sepekan, Mate 10 Pro diklaim sebagai smartphone Android yang solid, memiliki kamera yang mengambil keunggulan dari artificial intelligence untuk memotret objek dengan jelas.

Selain itu, perangkat juga diklaim memiliki masa pakai baterai lebih lama daripada telefon genggam yang diusung kompetitor serta dilengkapi pula dengan case pelindung dan protektor layar.

Akan tetapi, tanpa dukungan dari operator AS, risiko membeli smartphone dinilai tinggi. Sekadar informasi, Mate 10 Pro masih akan tersedia secara online bulan depan dan dijual di toko Best Buy pada akhir kuartal.

Baca juga: Smartphone Huawei dan ZTE Bakal Dilarang di AS, Kok Bisa?

Namun, kurangnya dukungan dari operator berarti akan lebih sulit untuk mendapatkan dukungan perangkat jika layar mengalami kerusakan atau perangkat mengalami gangguan.

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, tidak hanya Huawei, ZTE pun menjadi produsen ponsel yang dilarang di AS. Anggota perlemen di Amerika Serikat (AS) kabarnya dilarang menggunakan smartphone Huawei dan ZTE.

Hal itulah yang ditawarkan senator Texas Mike Conaway melalui sebuah rancangan undang-undang (RUU). RUU itu berjudul Defending U.S. Government Communications Act yang bertujuan untuk melarang badan-badan pemerintah AS menggunakan smartphone dan peralatan dari Huawei dan ZTE.

Hal ini didasarkan pada kekhawatiran terkait risiko keamanan yang ditimbulkan dari perangkat Huawei dan ZTE. Sejatinya, kekhawatiran ini bahkan telah lama muncul di kalangan pemerintah AS.

RUU tersebut akan melarang pemerintah AS untuk membeli dan menggunakan peralatan dan atau layanan telekomunikasi dari Huawei dan ZTE. Dalam sebuah pernyataan, dikatakan bahwa teknologi yang berasal dari China itu merupakan ancaman bagi keamanan nasional.

(ahl)

Berita Terkait

huawei

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini