nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usia 40 Tahun, Kepala dan Akal Manusia Telah Sempurna

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 29 Januari 2018 06:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 28 56 1851427 usia-40-tahun-kepala-dan-akal-manusia-telah-sempurna-1WB3Z6Lw1q.jpg (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Manusia memiliki tulang rawan yang secara bertahap akan semakin kuat seiring berjalannya waktu atau usia. Ketika manusia mencapai usia 40 tahun, umumnya tulang rawan ini menjadi semakin sempurna tingkat kekerasannya.

Dalam buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan, saat manusia mencapai usia 40 tahun, tulang rawan ini menjadi semakin sempurna dan akan menyempurnakan struktur tengkorak kepala, sehingga memengaruhi inti akal yang terletak di otak.

Buku Sains dalam Alquran juga mengungkapkan kedewasaan ketika mencapai kematangan akal, yaitu saat kepala sudah mencapai bentuk tertentu dan tidak lagi membesar atau mengecil.

Fakta sains tersebut rupanya memiliki kesesuaian seperti yang diungkap dalam salah satu ayat Alquran. "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri," bunyi Surah Al Ahqaf Ayat 15.

Ayat tersebut menyatakan pentingnya usia 40 tahun dalam umur manusia. Oleh sebab itu, kenabian datang kepada para nabi saat berusia 40 tahun.

Baca juga: Tubuh Manusia Miliki Sistem Pendingin Dijelaskan Alquran dan Sains

 

Kesempurnaan Bentuk Manusia

Mata manusia dapat melihat spektrum sinar matahari dalam daerah cahaya tampak, yakni cahaya merah, oranye, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Manusia bisa menikmati keindahan alam ini karena dapat melihat berbagai macam warna dalam daerah cahaya tampak tersebut.

Akan tetapi, manusia tidak dapat melihat sinar inframerah dan sinar ultraviolet. Beberapa hewan bisa melihat sinar matahari dalam daerah ultraviolet dan melihat dunia dengan cara yang berbeda, misalnya kupu-kupu.

Baca juga: Aktivitas Kehidupan Hewan Mirip Manusia Dijelaskan Alquran dan Sains

Bunga diciptakan memiliki warna ultraviolet pada bagian tengahnya, sehingga mudah dilihat oleh kupu-kupu dari jarak jauh. Manusia tidak membutuhkan penglihatan tajam seperti burung elang atau kemampuan melihat warna ultraviolet seperti kupu-kupu.

Manusia membutuhkan kemampuan untuk membedakan benda berdasarkan spektrum warna yang dipancarkannya untuk keperluan pengembangan dan penggunaan benda tersebut.

Kesempurnaan ini telah disebutkan dalam Alquran yang diturunkan sekira 14 abad lalu. "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya," Surah At-Tin Ayat 4.

Ayat di atas menunjukkan bahwa manusia telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya serta memiliki alat indera yang berfungsi mendukung aktivitas sehari-sehari. Begitu pula organ tubuh lainnya, kesempurnaan bentuk manusia merupakan karunia dari Allah.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini