nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Big Data Dorong Munculnya Regulasi Perlindungan Data Pribadi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 17:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 30 207 1852260 tren-big-data-dorong-munculnya-regulasi-perlindungan-data-pribadi-uwtWuDp8Hv.jpg (Foto: Thomsonreuters)

JAKARTA - Seiring dengan pesatnya penggunaan internet, pemanfaatan media sosial, transaksi online dan sebagainya, maka identitas pengguna perlu untuk dijaga. Istilah big data tampaknya semakin populer karena dahsyatnya data yang tersimpan milik para pengguna.

Data pribadi tersebut perlu dijaga, bila tidak, dikhawatirkan ada pihak yang memanfaatkan data pribadi tersebut untuk kepentingan tertentu.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merancang draft regulasi yang mengatur perlindungan data tersebut. Kominfo berusaha agar rancangan peraturan tersebut dimasukan dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2018.

"Sudah diharmonisasi, dikontrol sampai dengan kementerian kumham, tinggal dibawa ke DPR saja. Kita dorong untuk dimasukan dalam Prolegnas (2018)," kata Plt Kabiro Humas Kominfo Noor Iza di Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Seperti diketahui, data pengguna bisa tersebar di mana-mana, baik yang sifatnya dokumen biasa atau dokumen elektronik. "Ketika berbicara elektronik, ada sosial media, transaksi elektronik, e-commerce macam-macam, kartu kredit, di dalamnya semua ada data pribadi, data pengguna," ujar Noor Iza.

Baca juga: Kominfo Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Prolegnas 2018

Ia mengatakan, data pengguna bisa mencakup identitas pribadi atau data progresif dari masing-masing pribadi. "Itu semua butuh pengaturan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirjen Aplikasi dan Informatika, Semuel Abrijani, mengatakan bahwa rancangan undang-undang perlindungan data pribadi akan menjadi inisiasi dari DPR.

Baca juga: Menkominfo: Indonesia Jadi Ujung Tombak Pengembangan Digital di ASEAN

Sayangnya, undang-undang perlindungan data pribadi tersebut hanya menjadi cadangan dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2018. Meski begitu, dijelaskan Semmy, aturan itu akan diupayakan Kominfo agar menjadi prioritas Prolegnas 2018.

"Cadangan, kalau enggak salah belum utama. Kami akan upayakan permen perlindungan data pribadi untuk jadi prioritas (dalam Prolegnas 2018). Karena itu menjadi inisiatifnya DPR, nanti kita upayakan untuk dimasukkan jadi prioritas, karena memang tren di dunia sekarang ini lagi ke arah sana," jelas Semmy.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini