Fosil Berusia 80 Juta Tahun Berukuran Bus dan Lengkap Ditemukan di Afrika

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 18:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 30 56 1852277 fosil-berusia-80-juta-tahun-berukuran-bus-dan-lengkap-ditemukan-di-afrika-TRtb55hI0n.jpg Fosil Dinosaurus (Foto: Springernature)

JAKARTA - Ilmuwan melakukan penggalian fosil dinosaurus yang memiliki ukuran bus sekolah. Binatang purba tersebut diperkirakan hidup sekira 80 juta tahun lalu di oasis Gurun Sahara di Mesir. Temuan ini menjadi pencerahan periode waktu misterius dalam sejarah dinosaurus di Afrika.

Peneliti menyatakan, dinosaurus tersebut hidup di periode Cretaceous dan pemakan tumbuhan yang memiliki empat kaki serta berleher panjang itu dinamai Mansourasaurus shahinae.

Dinosaurus dengan panjang 10 meter dan berat 5,5 ton itu merupakan anggota kelompok yang disebut titanosaurus atau disebut binatang terbesar yang pernah tinggal di Bumi. Seperti kebanyakan titanosaurus, ada piringan tulang yang disebut osteoderm pada kulit Mansourasaurus.

Mansourasaurus, yang hidup dekat pantai samudra purba yang mendahului Laut Mediterrania, merupakan satu dari sedikit dinosaurus yang diketahui dari masa 15 juta tahun terakhir Era Mesozoikum atau zaman dinosaurus, daratan Afrika.

Baca juga: Fosil Berusia 435 Juta Tahun Bertahan dari Masa Kepunahan Dinosaurus

"Sisa-sisa fosil yang ditemukan di Oasis Dakhla di pusat Mesir merupkaan fosil paling komplit di antara fosil vertebrata darat Afrika dalam rentang waktu yang lebih panjang, sekira 30 juta tahun sebelum kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu," kata ahli paleontologi Hesham Sallam dari Mansoura University di Mesir, yang memimpin studi yang hasilnya disiarkan di jurnal Nature Ecology and Evolution seperti dikutip antara dari Reuters.

Para ilmuwan memulihkan tengkorak, rahang bawah, leher dan tulang belakang, iga, punggung, dan anggota tubuh bagian depan, kaki belakang dan osteodermnya. "Banyak bagian Afrika tertutup padang rumput, savana, dan hutan hujan yang menyamarkan bebatuan tempat fosil-fosil ditemukan," kata peneliti postdoctoral Eric Gorscak dari Field Museum di Chicago, yang sebelumnya di Ohio University.

Ukuran Mansourasaurus lebih kecil dibandingkan dengan sepupu titanosaurus seperti Argentinosaurus di Amerika Selatan, serta Dreadnoughtus, Patagotitan dan Paralititan dari Afrika, beberapa melampui 30 meter panjangnya.

"Mansourasaurus, meski termasuk binatang besar untuk standard sekarang, kecil dibandingkan dengan titanosaurus lainnya," kata ahli paleontologi Matt Lamanna dari Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh.

Baca juga: Bangkai Makhluk Diduga Dinosaurus Ditemukan Utuh

Para peneliti menyatakan Mansourasaurus lebih dekat kekerabatannya dengan titanosaurus Eropa dan Asia ketimbang mereka yang berasal dari tempat lain di Afrika dan daratan Belahan Bumi Selatan termasuk Amerika Selatan, yang sebelumnya tergabung dalam benua super yang disebut Gondwana.

"Pada gilirannya, menunjukkan untuk pertama kali bahwa setidaknya beberapa dinosaurus bisa berpindah antara Afrika Utara dan Eropa Selatan pada akhir Mesozoikum, dan bertentangan dengan hipotesis lama yang berpendapat bahwa fauna dinosaurus Afrika terasing dari yang lain selama periode waktu ini," kata Lamanna.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini