nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Facebook Gagal Tayangkan Streaming Gerhana Super Blue Blood Moon, Kok Bisa?

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 12:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 01 56 1853116 facebook-gagal-tayangkan-streaming-gerhana-super-blue-blood-moon-kok-bisa-CcchGHytiA.jpg (Foto: CNN)

MENLO PARK – Facebook turut menjadi saksi fenomena gerhana bulan total di awal 2018 yang juga disebut super blue blood moon. Melalui fitur dalam aplikasinya, beberapa pege di Facebook menyajikan tayangan streaming fenomena itu.

Gerhana super blue blood moon rupanya memang menarik perhatian banyak orang. Live streaming di Facebook itu bahkan disaksikan lebih dari 16 juta kali hanya dalam durasi empat jam.

Sayangnya video yang ditampilkan itu adalah tayangan palsu. Pasalnya, gambar dalam streaming Facebook tersebut ternyata hanya gambar statis sembilan tahun lalu dengan efek audio angin. Facebook pun ternyata kebobolan dengan tayangan palsu ini.

Beberapa pengguna yang melihat tayangan streaming gerhana super blue blood moon dari halaman “EBUZZ” itu memang menyadari beberapa kejanggalan. Tayangan itu menunjukkan bulan dengan ukuran yang cukup besar berwarna kemerahan tepat diatas kuil Poseidon di selatan Yunani. Demi meyakinkan pengguna, Ebuzz juga membubuhkan tanggal saat fenomena berlangsung.

Halaman Ebuzz yang memiliki lebih dari 250.000 follower, tampaknya dijalankan secara anonim. Pasalnya, halaman ini tak menawarkan opsi untuk menghubungi administrator.

Video itu kemudian dihapus dari platform Facebook pada Rabu (31/1) sore. Meski begitu, halaman Ebuzz masih dapat diakses hingga Rabu malam.

Menanggapi hal itu, Facebook mengatakan bahwa video itu dihapus karena melanggar kebijakan perusahaan. Perusahaan yang berbasis di Menlo Park itu sendiri tak menjelaskan mengapa halaman Ebuzz tak serta merta dihapus.

Dilansir CNN, Kamis (1/2/2018), foto yang digunakan merupakan karya Chris Kotsiopoulos, fotografer amatir. Kotsiopoulos mengatakan bahwa ia telah melihat contoh dimana foto-fotonya digunakan tanpa izin.

Namun ia mengaku tak pernah mendapati fotonya digunakan dengan cara seperti yang dilakukan Ebuzz. Tak jelas mengapa Ebuzz memalsukan video dengan cara yang ia gunakan.

Beberapa kalangan pengguna memang merasa takjub melihat tayangan palsu itu, meski beberapa pengguna lain menyadari kejanggalannya.

"Saya penasaran bagaimana ini adalah ‘live’ feed saat gambar yang sama telah berlangsung selama 3 jam dengan bulan berada di tempat yang sama," tulis salah satu netizen.

Ini bukan pertama kalinya sebuah video palsu dari sebuah peristiwa atau fenomena telah menipu jutaan pengguna di Facebook. Pada September saat Badai Irma melanda, sebuah video streaming menampilkan "video mengejutkan" dari badai telah menarik perhatian pengguna hingga tayang lebih dari enam juta kali, meskipun video tersebut sebenarnya berisi video yang berusia setidaknya sembilan bulan. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini