Penjualan Memburuk, Apple Pangkas Produksi iPhone X?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 07:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 01 57 1853014 penjualan-memburuk-apple-pangkas-produksi-iphone-x-tzMPM6Y29a.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - iPhone X dilaporkan memiliki kinerja yang buruk terkait penjualan, sehingga Apple telah memangkas produksi iPhone X menjadi setengahnya. Belum diketahui apakah laporan itu benar atau tidak, namun salah satu pemasok Apple tampak angkat bicara.

Dilansir Ubergizmo, Rabu (31/1/2018), pemasok Apple, Murata menolak klaim itu dan menyatakan bahwa kabar tentang mereka terlalu dibesar-besarkan.

Murata, perusahaan asal Jepang mengklaim bahwa meskipun ada laporan produksi yang dipangkas setengah, mereka belum melihat ada penurunan pesanan secara signifikan. Setidaknya tidak dalam skala yang diklaim oleh laporan sebelumnya.

Kabar ini didasarkan pada sebuah laporan dari Nikkei awal pekan ini di mana mereka mengklaim bahwa produksi iPhone X akan dibagi dua untuk tiga bulan pertama tahun ini menjadi sekira 20 juta unit.

Ketika ditanya tentang laporan itu, Yoshitaka Fujita, Vice Chairman of Murata mengatakan bahwa pihaknya tampak tidak membenarkah hal tersebut. "Pemahaman kami adalah bahwa hal itu tidak sebesar itu," kata Yoshitaka.

Sementara itu, kabar mengenai performa iPhone X tampaknya harus diperjelas oleh pihak Apple. Ada klaim bahwa di pasar tertentu iPhone X berjalan sangat baik, sementara laporan lain menyatakan sebaliknya.

Baca juga: 300.000 Unit iPhone X Ludes di Markas Samsung

Pada November 2017, perusahaan telekomunikasi Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa pre-order untuk iPhone X tinggi, menjelang penjualan resmi handset tersebut.

SK Telecom, KT, dan LG Uplus dilaporkan telah berhasil mengamankan 100.000 unit iPhone X. Pre-order flagship Apple tersebut telah melampaui 300.000 unit. Artinya, hampir dua kali lipat dari iPhone 8 yang tercatat dipesan sebanyak 150.000 unit.

Baca juga: Apple Kucurkan Rp5,3 Triliun Demi Perkuat Fitur iPhone X

KT mencatat 20.000 unit pesanan hanya dalam lima menit, sementara LG Uplus mendapat pesanan dua kali lipat untuk iPhone 8 dalam 10 menit pertama.

SK Telecom sendiri yang telah menerapkan sesi pre order untuk tujuan pemasaran, telah melakukan pre order dan mendapat pesanan hanya dalam beberapa menit.

Beberapa perusahaan telekomunikasi Korsel itu telah meminta lebih banyak stok dari Apple demi memenuhi permintaan saat penjualan resmi dimulai.

Disisi lain Samsung meluncurkan Program Upgrade Galaxy minggu ini, yang ditujukan bagi pengguna iPhone jelang peluncuran iPhone X di ‘markasnya’ sendiri. 10.000 pengguna iPhone akan dipilih untuk mencoba Galaxy S8 atau Galaxy Note 8 selama sebulan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini