nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

76% Anak Berusia di Bawah 6 Tahun Mampu Akses Internet meski Tak Aman

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Minggu 04 Februari 2018 10:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 03 56 1854318 76-anak-berusia-di-bawah-6-tahun-mampu-akses-internet-meski-tak-aman-uxYSUaCMLQ.jpg Ilustrasi anak akses internet (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sebuah survei yang dilakukan terhadap orangtua di London, 3 dari 4 orangtua tidak percaya bahwa internet adalah tempat yang aman untuk anak-anak. Namun seperempat orangtua yang memiliki anak berusia 6 sampai 12 tahun percaya bahwa internet aman tanpa pengawasan orang dewasa.

Akibat dari hal tersebut, sebagian besar orangtua merasa terbebani untuk memastikan anak-anak mereka tetap aman atau tidak saat membuka internet tanpa didampingi.

Lebih dari 76 persen anak-anak berusia 6 tahun memiliki kemampuan mengakses internet di smartphone. 92 persen anak berusia 10 tahun dan 96 persen untuk anak berusia 12 tahun. Demikian laporan yang dikeluarkan situs hiburan anak-anak di London, Beano.com dengan mensurvei 2.000 orangtua di Inggris.

Saat ditanya siapa yang harus bertanggung jawab untuk memastikan keamanan anak-anak dalam menggunakan internet, 95 persen menjawab bahwa tanggung jawabnya ada pada diri mereka sendiri. Akan tetapi, 64 persen menjawab bahwa platform dari internet seperti google harus menjadi pemimpinnya.

Selain itu, 42 persen mengatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab, sementara 42 persen lainnya memilih guru sekolah. Sekira 16 persen orangtua juga mengharapkan kaka laki-laki atau perempuan agar mengawasi anak-anak yang lebih muda. Hampir 30 persen orangtua juga mengatakan kepada anak-anaknya bahwa mereka dapat memantau situs apa saja yang telah mereka kunjungi sebagai cara untuk mengawasi, walaupun sebenarnya tidak dapat melakukannya.

Baca juga: Teknologi Laser Temukan Peninggalan Tersembunyi Suku Maya

Persentase ini terus meningkat. Jumlahnya mencapai 39 persen untuk mereka yang berusia 11 tahun dan 44 persen yang berusia 12 tahun.

Penelitian menemukan 69 persen anak berusia 6-12 tahun cederung menggunakan internet untuk membuka Youtube, namun bukan membuka situs khusus anak-anak. Dari angka-anak yang menggunakan Youtube, 64 persen anak berusia 10 tahun, dan 80 persen anak berusia 12 tahun diizinkan mengakses platform tanpa pengawasa.

Bulan lalu, Youtube mendapat banyak kritik dan kecaman ketika salah satu bintangnya yang paling banyak diikuti, Logan Paul mengupload video yang menunjukkan jenazah korban bunuh diri. Laporan tersebut menyatakan bahwa kurangnya kesadaran orangtua terhadap situs-situs yang popular di kalangan anak-anak.

Sekira 71 persen orangtua tidak mengerti bagaimana cara menggunakan Snapchat, sementara 55 persennya mengatakan bahwa Snapchat merupakan hal yang sama seperti Instagram. Terlepas dari hal tersebut orangtua percaya bahwa internet juga memilki pengaruh positif untuk anak-anak. Seperti yang dilansir dari MailOnline.

Baca juga: Waspada, Ini Bahaya Menggunakan Ponsel di Toilet

Hal positif yang didapat anak-anak di antaranya, mereka memilki kepuasan terhadap hidupnya, menambah hubungan pertemanan, serta hubungan antar anak dan keluarga yang semakin baik dari jarak jauh.

Lebih dari separuh orang tua telah menyampaikan kepada anak mereka bagaimana menggunakna internet untuk hal yang positif. Emma Saddleton, Parents Helpline Manager di YoungMinds mengatakan bahwa internet menawarkan banyak kesempatan untuk anak, namun orangtua terlalu khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan.

Untuk mengurangi ke khawatiran orangtua terhadap anak-anak mereka, maka sangat perlu tetap terlibat terhadap apa yang dilakukan anak. Orangtua juga harus bisa meyakinkan mereka agar mereka berbicara secara terbuka jika mereka terganggu oleh sesuatu.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini