nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astronom Amatir Temukan Satelit NASA yang Hilang

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 16:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 05 56 1854995 astronom-amatir-temukan-satelit-nasa-yang-hilang-SLjxIhjZJr.jpg (Foto: CNN)

JAKARTA - Selama 12 tahun, satelit NASA yang disebut IMAGE hilang di luar angkasa. Ilmuwan NASA belum pernah lagi mendengar kabar dari satelit tersebut sejak 2005, yang secara tiba-tiba berhenti merespon.

Pada awal Februari seorang astronom amatir sedang mencari jejak misi rahasia dari Zuma yang diluncurkan oleh Space X, namun ia menemukan sesuatu yang berbeda yaitu sinyal dari satelit yang tidak dipertanggungjawabkan.

Scott Tilley yang berbasis di Kanada segera mencocokkan sinyal ke pesawat luar angkasa NASA dan berteori bahwa itu adalah IMAGE, satelit NASA yang telah lama hilang. Scott menulis blog dan men-tweet tentang temuannya tersebut. Ia juga menghubungi penyidik utama yang bertanggungjawab atas misi satelit tersebut.

NASA memulai untuk menyelidiki dan melatih Deep Space Network, yaitu sebuah kumpulan teleskop radio yang digunakan untuk berkomunikasi dengan misi luar angkasa dalam mencari satelit. Lima antena yang terpisah mengonfirmasi sinyal dan mencocokkan identitas satelit. Pada hari Selasa, NASA mengonfirmasi bahwa satelit yang ditemukan memang IMAGE.

NASA juga memiliki berita tak terduga, tim NASA telah membaca beberapa data dasar pembenahan dari pesawat ruang angkasa yang setidaknya menunjukkan bahwa sistem kontrol utama beroperasi.

IMAGE diluncurkan pada 25 Maret 2000. IMAGE dirancang untuk mempelajari magnetosfer Bumi, medan magnet yang melindung Bumi. Ini merupakan suatu keberhasilan, membantu memetakan medan magnet bumi secara rinci dan berhasil mendapat penemuan ilmiah yang unik. NASA berhasil menyelesaikan misi terjadwalnya yang pada awalnya dijadwalkan hanya selama 2 tahun.

NASA mencoba mendapatkan kembali kendali atas satelit tersebut. Namun, disimpulkan bahwa satelit tersebut kemungkinan mengalami kejadian yang mematikan sumber daya dan tidak dapat pulih. Misi ini telah diumumkan pada 2007.

Setelah IMAGE hilang, perangkat lunak dan database yang awalnya dibutuhkan untuk pengoperasian satelit telah dinonaktifkan. Kini NASA sedang mencoba untuk menyesuaikan perangkat lunak dengan sistem yang lebih modern.

Menurut NASA, para ilmuwan dan insinyur di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard milik NASA di Greenbelt, Maryland akan terus mencoba untuk menganalisis data dari pesawat ruang angkasa untuk mempelajari lebih lanjut keadaan pesawat ruang angkasa.

Tilley merasa bangga karena dirinya telah memberikan sesuatu yang benilai positif.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini