Sejarah SMS yang Tak Lagi Sepopuler Dulu

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 06 Februari 2018 18:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 06 54 1855561 sejarah-sms-yang-tak-lagi-sepopuler-dulu-FfLtHGMDPF.jpg (Foto: Firstpost)

JAKARTA - Short Message Service (SMS) merupakan komponen layanan pesan singkat yang ada pada telefon seluler, world wide web dan sistem perangkat mobile. SMS tampak populer pada zaman feature phone atau sebelum munculnya era smartphone.

Wikipedia menerangkan, SMS merupakan aplikasi data yang paling banyak digunakan dengan perkiraan sekira 3,5 miliar pengguna aktif atau sekira 80 persen dari seluruh pelanggan seluler pada akhir 2010.

SMS yang digunakan pada perangkat modern berasal dari radio telegraf di 'radio memo pagers' yang menggunakan protokol telepon standar. Ini didefinisikan pada 1985 sebagai bagian dari rangkaian standar Global System for Mobile Communications (GSM).

SMS juga digunakan dalam pemasaran mobile, sejenis pemasaran langsung. Menurut salah satu laporan riset pasar, pada 2014, bisnis pesan SMS global diestimasi bernilai lebih dari USD100 miliar, terhitung hampir 50 persen dari semua pendapatan yang dihasilkan oleh pesan mobile.

Konsep SMS dikembangkan dalam kerjasama GSM Franco-Jerman pada 1984 oleh Friedhelm Hillebrand dan Bernard Ghillebaert. SMS pertama dikirim pada 1992 dari Neil Papworth, mantan developer di Sema Group Telecoms.

Baca juga: 5 Smartphone yang Meluncur di 2018

Sebagian besar ponsel GSM dulunya tidak mendukung kemampuan untuk mengirim SMS. Gerbang SMS pertama untuk ponsel seluler adalah notifikasi jaringan, yang biasanya untuk menginformasikan pesan suara.

Nokia menjadi produsen ponsel pertama yang mendukung pengiriman SMS bagi pengguna pada tahun 1993. Kemudian pada 1997, Nokia mulai memproduksi ponsel dengan keyboard lengkap yakni Nokia 9000i Communicator.

Baca juga: Perhatikan 5 Hal Ini Jika Ponsel Basah Terguyur Air Hujan

Seperti teknologi baru lainnya, pertumbuhan awal SMS terbilang lambat. Rata-rata pengguna Amerika mengirim 0,4 SMS per bulan pada 1995. Namun secara bertahap ponsel dan jaringan diadaptasi untuk mengakomodasikan SMS secara lebih baik.

Pada 1999, SMS akhirnya dapat dipertukarkan dengan jaringan yang berbeda. Alhasil jumlah rata-rata pengiriman SMS pun meningkat menjadi 35 per bulan untuk setiap orangnya.

Metode teks komersial pertama yang paling umum disebut sebagai multi tap. Dimana setiap nomor telefon terhubung ke tiga atau empat huruf. Misalnya tombol 3 akan menampilkan huruf D, E, dan F. Metode multi tap ini terbilang mudah untuk dipahami namun tidak terlalu efisien.

Keyboard lengkap pada ponsel pertama kali diperkenalkan pada 1997 dengan Nokia 9000i Communicator. Ini menjadi fitur populer di akhir 90-an sampai awal '00-an. Sebagian besar model mengadopsi keyboard QWERTY, layout yang sudah biasa kita pakai di komputer.

Pada 2012, SMS menjadi layanan yang paling banyak digunakan di dunia dengan persentase pengguna hingga 81%. SMS juga menjadi lebih dari sekadar cara untuk berkomunikasi dengan rekan atau keluarga, namun pengguna dapat menerima update, peringatan, catatan keuangan, mengirim email dan lainnya.

Akan tetapi, hadirnya aplikasi pesan instan seperti WhatsApp menggerus kepopuleran SMS. Meski begitu, SMS tak pernah hilang dari jajaran fitur ponsel hingga saat ini.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini