Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz Target Rampung 25 April 2018

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 06 Februari 2018 19:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 06 54 1855658 penataan-ulang-pita-frekuensi-2-1-ghz-target-rampung-25-april-2018-LkFifVnciy.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Indosat Ooredoo menjadi operator pertama yang melakukan refarming (penataan ulang) frekuensi 2.1 GHz. Refarming tersebut kali pertama ditempuh Indosat Ooredoo di cluster (wilayah) Kalimantan Tengah dan Kepulauan Bangka Belitung.

Sebagaimana diketahui, Indosat Ooredoo merupakan operator pemenang lelang frekuensi yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Refarming frekuensi sendiri menjadi langkah yang harus ditempuh pemenang lelang, sesuai kesepakatan sebelumnya.

Tujuan refarming frekuensi 2.1 GHz adalah agar didapat tingkat pemanfaatan spektrum yang paling optimal, yakni dengan membuat penetapan pita frekuensi radio yang berdampingan (contiguous) untuk setiap penyelenggara jaringan bergerak seluler. Pada akhirnya refarming akan memberikan solusi terbaik dalam mengatasi Network Congestion sehingga pengguna layanan dapat menikmati kualitas yang lebih baik.

Berdasarkan kesepakatan, proses refarming frekuensi 2.1 GHz ditargetkan untuk rampung pada 25 April 2018, sehingga operator seluler masih bisa melaksanakan refarming dengan tenggat waktu 11 minggu lagi.

Hingga minggu ke-11 sejak 21 November 2017 lalu, progress pelaksanaan refarming secara keseluruhan telah mencapai 32,70%. Artinya, 67,30% tahap refarming masih harus ditempuh hingga terlaksana 100%.

Secara total, proses refarming sebagaimana dijelaskan Kominfo terbagi dalam 42 wilayah yang rencananya diselesaikan dalam waktu 156 hari.

“Dalam proses tersebut akan dilakukan 159 kali proses perpindahan blok oleh 3 operator yang melibatkan jumlah site lebih dari 8000 BTS,” kata Kominfo dalam keterangannya.

Sebagai informasi, pemenang lelang frekuensi yang digelar Kominfo yakni Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia untuk frekuensi 2.1 GHz. Operator lainnya yang juga menjadi pemenang lelang yakni Telkomsel untuk frekuensi 2.3 GHz.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini