Apple: iPhone 8 dan iPhone X Tak Bakal Lemot seperti iPhone Lawas

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 18:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 07 57 1856204 apple-iphone-8-dan-iphone-x-tak-bakal-lemot-seperti-iphone-lawas-H4oT9rzr8C.jpg (Foto: Mashable)

JAKARTA – Jajaran iPhone 8 dan iPhone X kemungkinan kinerjanya tak akan melambat akibat baterai yang lawas sebagaimana kasus iPhone belakangan ini. Pasalnya, jajaran iPhone terbaru menggunakan sistem manajemen kinerja yang berbeda ketimbang pendahulunya.

Apple menguraikan perbedaan antara iPhone terbaru dengan model yang lebih lawas dalam dokumen dukungan terbaru mencakup Battery Health yang diperkenalkan di beta iOS 11.3.

Baca: Ratusan Pengguna iPhone X Keluhkan BugPanggilan Masuk, Kenapa?

“iPhone 8, 8 Plus dan iPhone X menggunakan desain hardware dan software yang lebih canggih sehingga mampu memperkirakan kebutuhan daya dan performa baterai,” kata Apple.

Dilansir Macrumors, jajaran iPhone 8 dan iPhone X menggunakan desain tersebut yang memungkinkan sistem manajemen kinerja yang berbeda, yang lebih tepat, sehingga memungkinkan iOS untuk mengantisipasi dan menghindari iPhone mati mendadak. Alhasil dampak pengurangan kinerja kemungkinan kurang begitu tampak dari iPhone terbaru.

Meski begitu, Apple menyebut baterai jajaran iPhone 8 dan iPhone X termasuk semua model iPhone seiring waktu kapasitasnya akan berkurang. Hal tersebut mengharuskan pengguna untuk mengganti komponen baterai agar kinerja iPhone tetap mampu mendukung aktivitas penggunanya.

Pernyataan itu turut mengisyaratkan bagaimana masa depan baterai iPhone 8, 8 Plus dan iPhone X.

Baca juga: Apple Akui iPhone Lawas Dibuat 'Lemot', Ada Apa?

Sebagaimana diinformasikan Okezone sebelumnya, banyak pengguna mengeluhkan kinerja iPhone lawas yang melambat akibat update iOS. Apple sendiri mengatakan bahwa update itu ditujukan untuk memanajemen baterai agar iPhone tak mati mendadak, meski memang akhirnya mengorbankan penurunan kinerja perangkat.

Sayangnya Apple tak secara terbuka mengungkap hal tersebut hinga banyak pengguna mengajukan gugatan ke pengadilan. Demikian seperti dilansir Macrumors, Rabu (7/2/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini