Menkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar Hoax

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 14:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 08 207 1856563 menkominfo-tabayyun-jangan-buang-paket-data-untuk-sebar-hoax-v8m9HPrfww.jpeg (Foto: Lely Maulida/Okezone)

JAKARTA Media sosial kini menjadi dunia kedua yang selalu diakses oleh pengguna smartphone. Sayangnya tak jarang pengguna yang keliru memanfaatkan media sosial yang memiliki pengaruh besar tersebut.

Hal itu juga menjadi perhatian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Dalam kesempatan Forum Literasi Digital Citizenship Untuk Generasi Milenial di Hotel Premier Basco, Rudiantara menyampaikan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak.

Baca: Menkominfo: Mesin Pengais Konten Negatif Efektif Tangkal Situs 'Nakal'

Menteri yang akrab disapa Chief RA itu mengungkapkan bahwa pengguna internet mengalami peningkatan signifikan di 2017. Jumlah pengguna internet kini diperkirakan mencapai 140 hingga 150 juta. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 90% pengguna mengakses media sosial.

“Diperkirakan sekitar 90% pengguna internet adalah pengguna media sosial. Peningkatan pengguna internet dan media sosial tentu harus dibarengi dengan kesadaran bagaimana tools ini dimanfaatkan. Jangan sampai justru menjadi media penyebaran Hoaks, yang dapat diartikan berita bohong, berita direkayasa atau fake news dan lain-lain”, papar Rudiantara.

Lebih lanjut Rudiantara menuturkan bahwa setiap agama memiliki panduan dalam beraktivitas di media sosial.

“Umat islam mempunyai panduan dari MUI bagaimana umat islam menggunakan media sosial yang disebut Muamalah Medsosiah. Demikian juga umat agama lain dari PGI, KWI, kemudian Parisadha Hindhu dan Gema Budha, bahwa semua kelompok agama mempunyai panduan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik” kata Rudiantara.

Tak hanya itu, Rudiantara juga memberikan tips agar pengguna internet memanfaatkan media sosial secara positif dan terhindar dari hoax yang belakangan banyak beredar. Sebagaimana diketahui, informasi hoax atau berita palsu marak tersebar di jejaring sosial.

Baca juga: Capai 190 Juta Nomor Terdaftar, Menkominfo Ajak Masyarakat Registrasi SIM Card Prabayar

Hal tersebut memicu perpecahan di kalangan masyarakat hingga dampak negatif lainnya. Oleh karena itu, Menkominfo mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan cek pada informasi yang diperoleh dari media sosial.

“Tabayyun, tabayyun dan tabayyun. Jangan buang-buang pulsa paket data hanya untuk menyebarkan ketidakbaikan, berita hoaks, karena ini adalah doa berjamaah, ”kata Rudiantara memungkas. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini