Ilmuwan Ungkap Manusia Inggris Pertama Melalui Analisis DNA

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 09:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 09 56 1857128 ilmuwan-ungkap-manusia-inggris-pertama-melalui-analisis-dna-I5q0yKETaX.jpg (Foto: Fletcher/Rex/Shutterstock)

JAKARTA - Seorang ilmuwan London menganalisis DNA sisa-sisa manusia yang pernah hidup sekira 10.000 tahun lalu. Terungkap orang Inggris pertama yang berkulit gelap dan bermata biru.

Dilansir dari Phys.org, dikenal sebagai “Cheddar Man“ di mana kerangkanya ditemukan di gua wilayah barat daya Inggris pada 1903. Manusia purba tersebut telah ‘hidup kembali’ melalui analisis DNA jenazahnya.

Dalam proyek gabungan antara Natural History Museum Inggris dan University College London, para ilmuwan mengebor lubang 2 mm ke dalam tengkorak dan mengambil bubuk tulang untuk dianalisis. Temuan mereka mengubah pandangan mereka melihat Cheddar Man yang telah digambarkan memiliki mata cokelat dan kulit putih.

Hal ini menunjukkan bahwa pigmentasi yang lebih ringan menjadi ciri baru populasi di Eropa Utara. Cheddar Man berimigrasi ke Inggris pada akhir Zaman Es dan DNA-nya telah dikaitkan dengan individu-individu yang ditemukan di zaman modern Spanyol, Hungaria, dan Luksemburg.

Baca juga: Fenomena 4 Gerhana di 2018, Nomor 3 Paling Menarik

Selina Brace, seorang peneliti DNA purba mengatakan bahwa lingkungan goa Cheddar Man sangat membantu dalam melestarikan jenazah. Lingkungannya benar-benar bagus, sejuk dan mencegah terjadinya kerusakan.

Sisa-sisa Cheddar Man, lengkap dengan rambut hitam sepanjang bahu dan wajah yang lebih pendek dari rambut dibuat menggunakan cetak 3D. Membutuhkan waktu hampir 3 bulan untuk membuat model tersebut. Pembuatnya menggunakan pemindai berteknologi tinggi yang telah dirancang untuk International Space Station.

Baca juga: 4 Fenomena Alam yang Akan Membuat Anda Menahan Napas

Alfon Kennis membuat patung tersebut bersama saudara laki-lakinya, Adrie. Ia mengatakan bahwa temuan DNA nya merupakan “revolusioner” dan ini merupakan cerita tentang migrasi sepanjang sejarah.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini