2 Juta Anak Muda Tak Lagi Gunakan Facebook, Ada Apa?

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 11:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 13 207 1858768 2-juta-anak-muda-tak-lagi-gunakan-facebook-ada-apa-RcnE0bL5mP.jpg (Foto: Shutterstock)

MENLO PARKFacebook perlahan memang tak lagi diminati oleh kalangan muda. Hal tersebut sejalan dengan data yang dirilis eMarketer belum lama ini, sehingga membuktikan klaim tersebut.

Perusaan riset tersebut merilis prediksi yang mengatakan bahwa Facebook kehilangan pengguna dari kalangan muda bahkan lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Meski Facebook mampu membuat pengguna dari kalangan remaja bertahan dalam platform-nya, kehadiran Snapchat tampaknya telah menarik perhatian mereka.

Baca: Facebook Uji Fitur 'Downvote' Komentar, Seperti Apa?

Menurut eMarketer, pada 2018 untuk pertama kalinya diperkirakan kurang dari separuh pengguna internet di Amerika Serikat (AS) berusia 12 hingga 17 tahun akan menggunakan Facebook setidaknya satu kali dalam sebulan.

eMarketer memprediksi Facebook akan kehilangan 2 juta pengguna yang berusia 24 tahun atau lebih muda. Disisi lain, Instagramakan mengami peningkatan pengguna hingga 1,6 juta. Begitu pula dengan Snapchat dengan prediksi peningkatan 1,9 juta pengguna dengan usia yang sama.

Facebook pun terus mengalami peningkatan jumlah pengguna bahkan dengan jumlah total 169,5 juta di tahun ini. Jumlah tersebut juga membuat Facebook menjadi jejaring sosial dengan pengguna tertinggi di AS.

Akan tetapi meski penggunanya terus bertambah, pengguna baru Facebook cenderung berasal dari kelompok usia yang lebih tua.

Instagram sendiri masih menguasai pengguna di AS ketimbang Snapchat. Total pengguna diprediksi tumbuh 13,1% menjadi 104,7 juta di tahun ini. Sementara Snapchat diperkirakan tumbuh 9,3% menjadi sekira 86,5 juta pengguna.

Namun menurut eMarketer Snapchat baru saja memperbarui aplikasinya menjadi lebih mudah digunakan sehingga memiliki kemungkinan untuk mendapatkan lebih banyak pengguna yang berusia lebih tua.

Baca juga: 200 Juta Akun Palsu Facebook Berasal dari Indonesia hingga India

“Pertanyaannya adalah apakah pengguna yang lebih muda masih akan menemukan Snapchat, jika lebih banyak orang tua dan kakek mereka ada disana. Itulah keadaan yang kini ada di Facebook,” kata analis utama eMarketer Debra Aho Williamson.

Sayangnya Facebook sendiri enggan memberikan komentar terkait data yag dirilis eMarketer tersebut. Demikian seperti dilansir CNet, Selasa (13/2/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini