nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menilik Perjalanan Snapchat yang Pelopori Fitur Stories

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 19:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 13 207 1859113 menilik-perjalanan-snapchat-yang-pelopori-fitur-stories-pFyK2MbNsa.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Snapchat adalah aplikasi perpesanan yang memungkinkan penggunanya dapat mengirim pesan foto, video dan teks yang kemudian hilang setelah beberapa detik. Faktanya, sekira 150 juta orang menggunakan Snapchat setiap hari dan mengonsumsi sekira 800 jam video per detiknya.

Dilansir dari HubSpot, aplikasi ini telah banyak digunakan oleh kalangan remaja sekira 26% dengan usia antara 12-24 tahun. Sekarang, setelah semakin majunya fitur Snapchat, mari simak beberapa perkembangan Snapchat beberapa tahun terakhir.

Tahun 2011, Spiegel mengatakan bahwa sebelumnya ia bertemu rekan pendirinya Bobby Murphy di Stanford University dan menciptakan Picaboo, versi pertama dari Snapchat. Karena awalnya ingin membuat aplikasi yang dapat mengirim foto dan pada akhirnya akan hilang. Picaboo awalnya diluncurkan di AppStore iOS pada Juli 2011.

Spiegel dan Bobby mengintegrasi solusi pemecahan masalah screenshots, di mana efek menghilangkan pesan Picaboo jadi tidak berguna. Sebagai gantinya dibuatlah notifikasi sehingga pengguna dapat melihat apakah ada yang screenshots foto yang mereka unggah atau tidak.

Nama Snapchat diubah pada September dengan menambahkan fitur caption di foto dan diluncurkan kembali di App Store iOS. Spiegel lebih berfokus pada inovasi teknologi aplikasi daripada sekedar branding dan pemasaran.

Pada Mei 2012, Spiegel mengatakan bahwa ia sedang membuat aplikasi foto yang tidak sesuai dengan kecantikan, melainkan membuat menjadi lucu atau apapun yang dirasakan pengguna. Kemudian di Oktober Snapchat diluncurkan di Goole Play Store yang akan membantu meningkatkan pengguna, pada akhirnya pengguna Snapchat mengirim 20 juta snaps per hari.

Di 2013-2014 Snapchat meluncurkan stories, sebuah cerita singkat yang di-posting pengguna dan dapat dilihat teman dalam waktu 24 jam. Pengguna pun banyak yang menggunakan fitur tersebut untuk memberi gambaran apa yang mereka lakukan.

Baca juga: Giliran Snapchat Jiplak Fitur Facebook

November 2014, Snapchat bekerjasama dengan Square untuk membuat Snapcash yang memungkinkan pengguna lebih mudah mengirim dan menerima uang langsung dari Snapchat ke rekening bank. Selanjutnya, di Januari 2015 Snapchat memperkenalkan Discover, sebuah halaman baru yang berada di halaman utama Snapchat menampilkan konten iklan pendek.

Tahun 2016 menjadi perubahan yang luar biasa untuk Snapchat, ia memberikan Geofilters yang memungkinkan pengguna membuat filter untuk pesta, acara pernikahan, atau acara pribadi. Selanjutnya Snapchat membuat Snapchat story yang akan diproduksi secara otomatis diputar.

Baca juga: Untuk Gaet Penggunanya, Ini Langkah yang Dilakukan Snapchat

Snapchat mengumpulkan 150 juta pengguna aktif setiap harinya di Juni 2016. Ini melebihi Twitter karena Snapchat juga meluncurkan lebih banyak iklan. Agustus 2016 Snapchat memiliki banyak pesaing dengan Instagram yang meluncurkan versi Stories dan Facebook meluncurkan stiker dan filter di aplikasinya.

Pada September 2016 Snapchat mengganti nama, menjadi Snap Inc, induk dari Snapchat dan Spectacles, produk kacamata hitam yang memungkinkan pemakainya merekam Snaps dalam format melingkar (360 derajat).

eMarketer memperkirakan bahwa Snap Inc akan memperoleh pendapatan iklan sebesar 1 miliar dolar di 2017. Pada November 2017, perusahaan mengajukan penawaran umum perdana sebesar 25 miliar dolar yang menandakan kepada dunia bahwa perusahaan tersebut siap untuk pertumbuhan dan ekspansi yang cepat di tahun-tahun berikutnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini