nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Cari Tanda-Tanda Kehidupan di Luar Bumi

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Sabtu 17 Februari 2018 06:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 15 56 1860197 peneliti-cari-tanda-tanda-kehidupan-di-luar-bumi-f95s4d2Kz4.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Di gurun terkering di dunia, sebuah kotak hitam yang disebut “Espresso” akan memulai misi yang sangat besar menjelajahi alam semesta ke planet lain. Espresso bertujuan untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di luar Bumi.

Dilansir News24, Espresso adalah singkatan dari Echelle Spectrograph untuk Rocky Exoplanet dan Stable Spectroscopic. Alat yang dikenal sebagai spektograf ini adalah alat yang paling tepat dari jenis yang pernah ada. Espresso 10 kali lebih kuat dibanding pendahulunya.

Di Gurun Atacama, Cile Utara Espresso akan dihubungkan ke empat teleskop yang besar, sehingga para ilmuwan memberikan nama Very Large Telescope atau VLT. Bersama-sama akan mencari planet ekstrasurya yang mirip dengan Bumi.

Atacama adalah tempat yang baik untuk eksplorasi semacam ini karena langitnya benar-benar tidak berawan sepanjang tahun. Itulah sebabnya European Southern Observatory menjalankan program VLT dan pada awalnya mendirikan perusahaan di sana.

Espresso akan menganalisis cahaya bintang-bintang yang diamati oleh VLT. Hal tersebut memungkinkan untuk menentukan apakah planet-planet mengorbit di sekitarnya dan informasi penting tentang planet itu sendiri.

Menurut astronom Italia, Gaspare Lo Curto, Espresso akan tersedia di empat teleskop sekaligus. Ini merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan kemungkinan akan menemukan planet yang mirip dengan Bumi dalam ukuran dan massa yang sama atau lebih besar.

Baca juga: Ternyata! Alam Semesta Semakin Meluas Dijelaskan Alquran dan Sains

Sejauh ini Spektograf yang paling tepat adalah HARPS (High Accurary Radial Celocity Planet Searcher), ia hanya bisa mengukur planet yang jauh lebih besar dan cenderung tidak memiliki kehidupan. HARPS juga terletak di Atacama, La Silla Observatory namun terhubung ke teleskop yang kurang kuat dibandingkan VLT.

Astronom Chili, Rodrigo Herrera Camus mengatakan bahwa Espresso akan membantu menjawab salah satu pertanyaan terbesar yang dimiliki dalam dunia astronomi, yaitu menganalisis dan memahami planet-planet di luar tata surya.

Baca juga: Matahari yang Bersinar Suatu Hari Akan Padam, Benarkah?

Spektograf baru akan ditempatkan di dalam silinder logam raksasa yang didinginkan hingga suhu rata-rata minus 150 derajat celcius. Ini dipasang awal tahun lalu di bawah dasar VLT yang diletakkan di atas Gunung Paranal setinggi 2.600 meter.

Kini Espresso sedang dalam tahap pengujian dan dalam waktu 10 bulan ke depan secara resmi akan memulai misinya. Agar tetap terlindungi alatnya, para astronom memiliki kunci di ruang bawah tanah, di mana tidak ada yang diizinkan masuk paling tidak dalam waktu 10 tahun.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini