Josephine Cochrane, Perempuan Sosialita Penemu Mesin Cuci Piring

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 07:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 19 56 1861566 josephine-cochrane-perempuan-sosialita-penemu-mesin-cuci-piring-i29ORnmLPu.jpg (Foto: YouTube)

JAKARTA - Josephine Cochrane adalah penemu mesin cuci piring komersial pertama yang sukses. Ia lahir di Shelbyville, Illinois pada 1839. Ayahnya adalah seorang insinyur sipil dan kakek buyutnya, John Fitch adalah seorang penemu yang mengetahui inovasi berkaitan dengan kapal uap.

Dilansir dari Lemelson, Cochrane adalah seorang sosialita, ia dan suaminya sering menjamu tamu di rumah dan ia terbiasa dengan para pelayan yang mengerjakan pekerjaan rumah. Cochrane tidak bermaksud membuat mesin cuci piring untuk mengurangi beban para pelayannya, sebaliknya gagasan itu datang saat ia merasa frustrasi karena porselennya pecah akibat dicuci di wastafel dan terbentur.

Cochrane pun mencoba mencuci sendiri karena tugas itu memberatkan, ia juga berpikir harus ada cara yang lebih baik sehingga ia merancang sebuah desain. Desain tersebut dirancang menggunakan jet air dan sebuah alat yang akan menampung peralatan kotor.

Ketika Cochrane mulai mengerjakan desainnya, suaminya meninggal dunia dan ia terlilit hutang. Kejadian tersebut membuat Cochrane menciptakan model mesin yang sukses, meskipun pada 1850 tidak ada yang bisa berjalan dengan baik, ia tetap bertekad bahwa mesinnya bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Gudang belakang rumahnya adalah tempat Cochrane bekerja, ia mengukur piring dan memasang ruang dengan kawat agar sesuai dengan piring dan gelas yang kemudian ia letakkan di dalam roda. Roda tersebut akan berputar yang digerakkan oleh mesin dan air sabun akan menyemprot di atas piring untuk membersihkan.

Baca juga: Daftar Penemu Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja?

Pada 1886, ia mematenkan desainnya dan mulai memanggil mesin tersebut “Cochrane Dishwasher”. Ia mengiklankan mesin tersebut di koran lokal. Cochrane mendirikan Crescent Washing Machine Company, di mana restoran dan hotel tertarik.

Di 1893, Cochrane mempresentasikan mesinnya di Chicago World’s Fair dan ia memenangkan penghargaan atas desain dan daya tahannya.

Awalnya, mesin tersebut dijual dengan baik tetapi tidak untuk konsumen individual. Beberapa ibu rumah tangga mengaku menikmati mencuci piring dengan tangan dan mesin tersebut.

Baca juga: Berawal dari Coba-Coba, Martin Cooper Ciptakan Ponsel Seluler

Selain itu, mesin tersebut juga menuntut banyak air panas, sedangkan banyak rumah yang tidak memiliki pemanas air yang cukup besar untuk memasok mesin tersebut. Popularitas mesin meningkat di 1950 ketika teknologi tersebut dibutuhkan perempuan dalam pekerjaan rumah tangga.

Kini mesin pencuci piring adalah bagian dari rumah tangga yang khas di Amerika. Perusahaan Cochrane berubah menjadi KitchenAid yang merupakan bagian dari Whirlpool Corporation.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini