nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Microsoft Gandeng Xiaomi Rakit Smartphone hingga Speaker Pintar

Lely Maulida, Jurnalis · Minggu 25 Februari 2018 13:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 24 207 1864309 microsoft-gandeng-xiaomi-rakit-smartphone-hingga-speaker-pintar-XJLGrx0kKQ.jpg (Foto: AP)

JAKARTA – Microsoft dan Xiaomi telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam bidang cloud, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta hardware. Ini merupakan sebuah gebrakan bagi kedua perusahaan.

Pasalnya, sejauh ini merupakan hal yang biasa bagi perusahaan Amerika Serikat (AS) bermitra dengan perusahaan China dalam menggunakan AI. Meski begitu, ini menjadi kerjasama yang wajar mengingat kedua negara merupakan pasar terbesar untuk produk dan layanan yang akan dikembangkan tersebut.

Baca: Wih! CEO Microsoft Temui Bos Xiaomi, untuk Apa?

Berdasarkan MoU itu, Microsoft mengizinkan Xiaomi menggunakan produk cloud-nya termasuk Azure untuk mengembangkan ponsel, laptop dan perangkat pintar yang selanjutnya dipasarkan di pasar internasional.

Keuntungan kemitraan itu bagi Microsoft yakni memberi jangkauan yang lebih luas bagi perusahaan serta akses ke pasar China. Kini keduanya tengah dalam diskusi terkait kemungkinan mengintegrasikan Microsoft Cortana dengan speaker Mi AI.

Microsoft juga telah mengembangkan speaker pintar Cortana – Harman Cardon Invoke yang menjadi pesaing asisten digital lainnya seperti Amazon dan Google.

Disisi lain, Microsoft dan Xiaomi berdiskusi terkait penggunaan teknologi AI yang berbeda termasuk pada percakapan AI dan pidato. Tak hanya itu, keduanya akan mengembangkan layanan seperti Bing, Edge, dan Skype.

Baca juga: Xiaomi Kalahkan Vivo di Posisi 5 Besar Vendor Smartphone di Dunia

Kemitraan Microsoft dan Xiaomi dimulai pada 2015 ketika perusahaan bersepakat menguji Windows 10 di perangkat Xiaomi. Tahun lalu, Xiaomi berhasil menjual banyak smartphone hingga masuk dalam lima vendor besar dunia.

Xiaomi menyatakan bahwa pihaknya mendapat dukungan dari teknologi Microsoft dalam hal cloud dan AI. Demikian seperti dilansir The Verge, Minggu (25/2/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini