nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HTC PHK Ratusan Karyawan, Ada Apa?

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 08:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 24 207 1864311 htc-phk-ratusan-karyawan-ada-apa-pUoqJmLrqL.jpg (Foto: Ubergizmo)

JAKARTA HTC telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di kantornya yang berlokasi di Amerika Serikat (AS). Hal ini juga telah dikonfirmasi perusahaan sebagaimana dikutip The Verge.

PHK yang dilakukan HTC ini tak lama terjadi setelah bos mobile perusahaan resign. Sebagimana diketahui, presiden

smartphone and connected devices HTC - Chialin Chang mengundurkan diri pada pekan lalu.

Baca: Bos Smartphone HTC Putuskan Resign, Ada Apa?

HTC telah mem-PHK sejumlah karyawannya di AS yang signifikan. Alhasil hanya karyawan globalnya saja yang bekerja di kantor-kantornya di AS. Sumber anonim yang dikutip Digital Trends menyebutkan, jumlah karyawan yang di PHK hingga sekira 100 orang.

Dalam sebuah pernyataan HTC mengatakan perusahaannya akan menjalankan reorganisasi, menggabungkan bisnis smartphone dan bisnis virtual reality demi memangkas biaya operasional.

“Kami telah membawa bisnis smartphone dan VR kami di bawah kepemimpinan yang sama di setiap wilayah. Hari ini, kami mengumumkan restrukturisasi di Amerika Utara untuk bisnis smartphone HTC yang akan memusatkan struktur pelaporan di kawasan ini,” kata HTC.

“Dengan menempuh langkah ini, ada beberapa pengurangan karyawan untuk menyelaraskan bisnis dan memberdayakan tim untuk berbagi lebih banyak sumber daya,” imbuh perusahaan asal Taiwan itu.

Baca juga: Google Resmi Akuisisi HTC dengan Dana Rp14,6 Triliun

Keputusan PHK sendiri dilakukan HTC dalam keadaan yang terbilang rumit. Perusahaan tengah mengalami kerugian pendapatan bersih untuk tiga kuartal pertama tahun lalu hingga kehilangan sekira USD70-USD100 juta setiap kuartalnya.

Meski begitu, HTC tampaknya masih memiliki harapan untuk bangkit mengingat akuisisi Google untuk divisi smartphone-nya. Selain itu, smartphone besutannya U11 juga telah mendapat respons yang positif dari pengguna. Demikian seperti dilansir The Verge, Senin (26/2/2018). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini