nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Profesor Astronomi Minta NASA Tetap Danai SETI

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis · Selasa 27 Februari 2018 17:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 27 56 1865510 alasan-profesor-astronomi-minta-nasa-tetap-danai-seti-lPFXgDR3e7.jpg Ilustrasi luar angkasa (Foto: NASA)

JAKARTA - Baru-baru ini, dipublikasikan dalam halaman Scientific American, Jason Wright professor astronomi di The Pennsylvania State University mengemukakan argumen yang jelas dan persuasif bagi NASA untuk melanjutkan pendanaan SETI, pencarian kecerdasan luar angkasa.

Dilansir dari Scientific American, salah satu poin yang paling masuk akal dibuat oleh Jason adalah tidak ada alasan kehidupan di alam semesta kurang terdeteksi daripada jenis kehidupan tempat lain di alam semesta. Hal ini diambil dari contoh eksperimen yang terkenal yang dilakukan pada Desember 1990 ketika pesawat ruang angkasa Galileo membuat gravitasi membantu Flyby di Bumi.

Carl Sagan dan rekan-rekannya telah merencanakan memanfaatkan manuver ini. Tujuan Galileo dengan flyby adalah untuk mendapatkan keseimbangan dalam kecepatan sebagai bagian dari orbital yung sulit keluar ke Jupiter.

Pada jarak terdekat dengan Bumi sekira 960 kilometer, itu adalah kesempatan emas untuk melakukan percobaan astrobiologi dasar. Seiring berjalannya waktu selama pesawat ruang angkasa melintas di planet ini, ia akan menyalakan instrumen yang meliputi teleskop, spektrometer, radiometer dan mengamati titik biru aneh untuk mengetahui tanda-tanda kehidupan.

Baca juga: Terungkap! Proyek SETI Milik Astronot AS yang Khusus Berburu Alien

Hal yang mencolok mengenai hasil yang diterbitkan di Jurnal Nature pada tahun 1993 adalah saat ada petunjuk kuat tentang biologi yang terlihat di atmosfer planet dan warna permukaannya, real kicker berasal dari transmisi manusia dari permukaan.

Tentunya satu studi tidak membuktikan aturan umum, tapi jika dipikir-pikir betapa mengherankan hanya sedikit yang telah dicapai dari poin ini, terutama karena tidak satu pun dapat mengklaim untuk mengetahui distribusi probabilitas posteriori untuk kehidupan apapun di alam semesta. Banyak penelitian astrobiologi hanya mengacu pada hasil biosignature dari percobaan Galileo, dengan mengutip pengukuran disequilibrium komponen atmosfer seperti oksigen dan metana.

Diketahui bahwa ketika NASA menjatuhkan dana untuk SETI pada tahun 1993, SETI selalu menarik lebih dari sekadar bagian yang adil pada orang-orang yang kurang visinya. Tapi, ada juga ilmuwan yang berkomitmen dan sepenuhnya masuk akal untuk misinya.

Baca juga: Observatorium Teleskop Terbesar di Dunia Kini Diambil Alih UCF, Apa Sebabnya?

Kemajuan exoplanet sebagian besar di dorong oleh adanya pendeteksian exoplanet yang sebenarnya. Ada banyak inovasi hebat dalam teori dan teknik exoplanet yang terjadi dan belum teralisasi melalui pengamatan astronomi, bekerja pada biosignatures adalah satu contoh yang baik.

Penyatuan kembali SETI yang tepat dibantu oleh komunitas ilmiah yang benar-benar melihat lebih banyak terobosan yang dapat dibanggakan. Hal ini melibatkan beberapa pemikiran cerdas tentang bagaimana memiliki kesempatan untuk mengatasi masalah intelektual dan praktis yang luar biasa.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini