Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antonie Philips sang Kreator Lensa Optik yang Temukan Mikroorganisme

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 01 Maret 2018 14:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 01 56 1866479 antonie-philips-sang-kreator-lensa-optik-yang-temukan-mikroorganisme-zjBP2fDJBm.jpg (Foto: Jan Verkolje/Thefamouspeople)

JAKARTA - Saat ini manusia bisa melihat mikroorganisme atau makhluk terkecil di dunia melalui bantuan mikroskop atau lensa. Tahukah Anda bahwa lahirnya lensa atau mikroskop yang kini semakin canggih muncul dari temuan 'Bapak Mikrobiologi', Antonie Philips van Leeuwenhoek yang lahir pada 24 Oktober 1632.

Antonie merupakan ilmuwan berkebangsaan Belanda yang menekuni ilmu mikrobiologi. Masa muda Antonie sebagai pedagang kain yang kemudian ia memiliki toko sendiri. Lalu, ia menunjukkan minat pada pembuatan lensa.

Mengandalkan mikroskop buatan tangan, ia merupakan orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan organisme bersel tunggal. Ia juga sebagai yang pertama mengamati bakteri, spermatozoa dan darah yang mengalir di kapiler.

Ayah Antonie ialah pembuat keranjang yang meninggal ketika dirinya berusia lima tahun. Ibunya bernama Margaretha (Bel van den Berch). Antony juga mempunyai empat kakak perempuan, Margriete, Geertruyt, Neeltge, dan Catharina.

Diambil dari berbagai sumber, Antonie mampu menghasilkan mikroskop yang memiliki daya kekuatan pengamatan yang jauh lebih baik ketimbang mikroskop yang sudah ada. Antonie punya kesabaran dan penglihatan yang baik sehingga dengan lensa yang teramat kecil dia bisa meneliti berbagai macam benda mulai dari rambut hingga sperma anjing.

Baca juga: Daftar Penemu Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja?

Ia membuat catatan yang teliti dan membuat gambar sketsa dari objek yang diamatinya. Pada 1673 dan seterusnya, Antonie menjalin hubungan dengan "The Royal Society of England", lembaga ilmiah terkemuka pada zamannya.

Walaupun ia tak memiliki latar belakang pendidikan tinggi, dia terpilih jadi anggota lembaga ilmiah itu pada 1680. Ia pun menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan di Paris.

Baca juga: Berawal dari Coba-Coba, Martin Cooper Ciptakan Ponsel Seluler

Penemuan terbesarnya muncul pada 1674 tatkala ia membuat penelitian pertama kali terhadap kuman. Salah satu penemuan besarnya ialah tentang cairan sperma yang mengakibatkan penyuburan dalam sejarah manusia.

Dalam titik air kecil itu Leeuwenhock menemukan dunia yang sama sekali baru, sepenuhnya dunia tak terduga, penuh dengan kehidupan. Meski belum disadarinya, dunia baru ini punya arti yang penting untuk umat manusia.

Penemuan kuman menjadi penemuan terpenting ilmiah yang langka. Ia meninggal pada 1723 dengan temuannya yang sangat berharga bagi dunia pengetahuan saat itu dan wajar ia termasuk salah satu tokoh dari seratus tokoh di dunia yang berpengaruh.

(kem)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini